Lulusan SMK Sakti Gemolong, terdiri dari 56 siswa jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP), 148 siswa jurusan Teknik Permesinan, 207 siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, 29 siswa dari Teknik Bodi Otomotif, serta 135 siswa dari Teknik Komputer dan Jaringan.
Data sementara, 18 siswa diterima bekerja di sejumlah perusahaan. Lalu 34 siswa melanjutkan studi di perguruan tinggi, empat di antaranya diterima di universitas negeri. Kemudian 19 siswa magang ke Jepang. Persentase tersebut baru terpantau 12,34 persen.
Bagi lulusan berprestasi, mendapatkan reward dari SMK Sakti Gemolong saat wisuda. Terutama peringat 1-3 di lima jurusan. Selain itu, reward juga diberikan bagi lulusan berprestasi di bidang nonakademik. Yakni para juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Termasuk yang diterima di perguruan tinggi negeri tanpa seleksi.
“Target kami 65 persen lulusan sudah bekerja dalam waktu satu tahun mendatang. Dan yang 15 persen melanjutkan studi, serta yang 20 persen berwirausaha,” kata Kepala SMK Sakti Gemolong Heru Setyoko.
Sementara itu, menjelang pendaftaran peserta didik baru (PPDB), SMK Sakti Gemolong menyiapkan 15 rombongan belajar (rombel). Tiap rombel diisi 36 siswa.
“SMK Sakti Gemolong sudah ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan. Prestasi para siswa SMK Sakti Gemolong cukup menonjol. Di antaranya menjadi juara lomba tingkat Kabupaten Sragen maupun Provinsi JawaTengah,” imbuhnya. (din/fer) Editor : Damianus Bram