Sekretaris PDM Sragen Dodok Sartono menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan 80an masjid yang menggelar salat Idul Adha. Disiapkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di setiap kecamatan. Lantas untuk salat Idul Adha di tingkat Kabupaten Sragen dipusatkan di Masjid Raya Al Falah Sragen.
”PDM Sragen sudah menyiapkan titik-titik pelaksanaannya, termasuk nanti juga menggelar pemotongan hewan kurban di Masjid,” terangnya, kemarin (7/7).
Perihal pemotongan hewan kurban, pihaknya menegaskan PDM tetap peduli wabah PMK. Sehingga melalui Lazismu, akan mengelola daging kurban menjadi rendang kemasan. Pihaknya sudah bekerjasama dengan pronas untuk pengolahan daging kurban yang dikemas.
”Nanti kerjasama di Pronas di Bali. Dari Muhammadiyah Sragen kirim kurban senilai Rp 500 juta. Nanti kondisi kesehatan hewan dipantau MUI dan dokter hewan. Langkah ini untuk meminimalisir dampak PMK bagi hewan, untuk kehati-hatian dan ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain itu tetap dilakukan penyembelihan hewan kurban di masjid-masjid. Rencana penyembelihan dilakukan pada Sabtu-Minggu (9-10/7) dan selama masih hari tasrik. Sementara tim dari Pemerintah Kabupaten Sragen saat ini sudah mulai jemput bola untuk pengecekan hewan yang akan dikurbankan.
Lurah Karangtengah Galih Setyo Nugroho menyampaikan, pihaknya melibatkan babinsa dan bhabinkamtibmas dalam pengawasan penyembelihan hewan kurban.
”Kami menjalankan sesuai yang disampaikan ibu Bupati lalu, ini muter jemput bola untuk memastikan kondisi hewan sehat,” terangnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram