Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Komisi II DPRD Sragen: Potensi Seniman Gondang Kurang Dioptimalkan

Damianus Bram • Senin, 25 Juli 2022 | 02:55 WIB
UNIK: Kesenian lesung asli Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang saat ditampilkan di event Barekraf, pekan lalu. Sayangnya, potensi ini kurang dilirik. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
UNIK: Kesenian lesung asli Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang saat ditampilkan di event Barekraf, pekan lalu. Sayangnya, potensi ini kurang dilirik. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Potensi seniman di wilayah Gondang dinilai kurang tergarap maksimal. Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Sragen Bambang Samekto usai festival digelar Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Barekraf) di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, pekan lalu.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sragen Bambang Samekto menilai memang banyak desa di Kecamatan Gondang yang saat ini menggarap potensi wisata di desanya, termasuk Kaliwedi. Namun seniman dan kreativitas pekerja seninya tak bisa dipandang sebelah mata.

”Di Gondang kaya seni budaya, juga dikenal banyak seniman-seniwatinya, salah satunya di Desa Kaliwedi,” kata anggota dewan asal Gondang itu kemarin.

Karena potensi wisata itu, Desa Kaliwedi menjadi lokasi Festival BISA (Bersih Indah Sehat Aman). Lantas potensi seniman di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang perlu digarap serius.

Selain meningkatkan objek wisata, pemerintah desa dan kabupaten selayaknya juga mengangkat potensi seniman. Seperti contoh pertunjukan musik lesung yang ditunjukkan. Selain itu seni ludruk, gamelan, wayang dan sebagainya juga tersedia di Gondang.

”Seperti pertunjukan di Kaliwedi, lesung dialihfungsikan sebagai alat musik tradisional yang menarik. Sejak dulu, Kecamatan Gondang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Sragen. Ini juga proses kreativitas yang dihasilkan,” bebernya.

Pihaknya mengatakan, setiap desa di Sragen memiliki potensi wisata berdasarkan kearifan lokal yang pantas dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

”Seperti Kaliwedi, memiliki kesenian musik lesung yang berangkat dari kearifan lokal,” bebernya.

Menurutnya potensi para pekerja seni tersebut belum tergarap maksimal. Sebenarnya para seniman ini bisa lebih dioptimalkan untuk menggerakkan ekonomi kreatif di Sragen. Bahkan sangat siap dengan situasi di lapangan.

”Seperti acara dengan barekraf ini, cukup mendadak, termasuk untuk persiapan pertunjukan, tapi mereka sudah sangat siap,” jelasnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Komisi II DPRD Sragen #Seniman Gondang #Seniman di Sragen #Barekraf #DPRD Sragen