Pabrik tahu yang terbakar berada di Kelurahan Ngembat Padas, Gelomong. Terbakar sekitar pukul 23.00 Selasa malam. Diduga dari percikan api sisa penggorengan tahu.
Awalnya pemilik pabrik yakni Jumawi, 58, menggoreng tahu sekitar pukul 21.30. Setelah selesai menggoreng, dia langsung istrahat tanpa mengecek kembali bara api. Di luar dugaan, bara api masih menyala dan merembet ke perabotan pabrik hingga terbakar hebat.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen Tomi Isharyanto mengatakan, kebakaran pabrik tahu di Ngembatpadas baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.35, kemarin. Akibatnya, produksi tahu distop.
”Tungku penggorengan dan atap mengalami kerusakan. Serta bahan baku berupa kedelai dan tahu hangus,” jelasnya.
Sebelumnya kebakaran juga terjadi di sebuah rumah di Sumber Rt 06 Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang, Selasa (13/9) sekitar pukul 15.04. Saat itu rumah sedang keadaan kosong karena pemilik rumah yakni Feri, 32, tengah bekerja.
”Rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah kerja di bangunan tak jauh dari rumah. Sedangkan istri dan kedua anaknya pergi di rumah simbahnya. Saat itu, Feri bekerja melihat kepulan asap di rumahnya. Setelah dicek ternyata rumahnya sebagian sudah hangus terbakar,” ujar Tomi.
Pihaknya menduga kebakaran dari korsleting Listrik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. ”Situasinya sempat membuat panik warga sekitar dan pemilik rumah trauma,” ujarnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram