Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bus vs Motor di Jalan Raya Solo Purwodadi, Pasutri Tewas

Damianus Bram • Kamis, 15 September 2022 | 03:23 WIB
NAHAS: Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dengan bus PO Raya di jalan raya Solo-Purwodadi di Desa Banaran, Rabu (14/9). Atas peristiwa itu pasutri yang merupakan pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
NAHAS: Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dengan bus PO Raya di jalan raya Solo-Purwodadi di Desa Banaran, Rabu (14/9). Atas peristiwa itu pasutri yang merupakan pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dengan nopol K 3251 YV dengan bus PO Raya terjadi di jalan raya Solo-Purwodadi tepatnya di Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe Rabu (14/9) pukul 16.56. Atas peristiwa itu 2 orang tewas di tempat kejadian.

Diketahui korban tewas merupakan pasangan suami istri yakni Ahmad, 53, dan Tatik, 56. Keduanya diketahui sebagai warga Dukuh Jeruk Manis RT 12, Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe. Dua korban tersebut terluka parah dan dipastikan meninggal di lokasi kejadian. Oleh warga, dua korban yang masih terbaring di jalan ditutup dengan kertas sembari menunggu petugas datang. Setelah petugas datang, dua korban dimasukan kedalam kantong jenazah.

Dalam kejadian itu Ahmad yang meninggal dunia, mengalami luka, pendarahan hidung, lecet pergelangan tangan kanan, patah kaki kiri dan sobek 5cm telapak kaki kanan. Sedangkan Tatik yang juga meninggal dunia, mengalami luka pendarahan di telinga, patah tangan kanan dan patah rahang bawah. Kedua jenazah dievakuasi ke ruang jenazah RS Assalam Gemolong.

Menurut informasi warga, kejadian kecelakaan tersebut cukup cepat. Warga mendengar suara benturan benda keras yang berasal dari jalan raya. Sehingga warga berhamburan keluar untuk melihat kejadian tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Wonorejo, Edi Subagya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dua korban tersebut merupakan warganya. Edi mengatakan bahwa kedua korban tersebut sebelumnya adalah warga Desa Sambirembe dan menjadi warga Wonorejo baru beberapa bulan. "Kedua korban adalah warga kami, baru beberapa bulan pindah ke Wonorejo. Sebelumnya menjadi warga Sambirembe," Kata Edi. (din/dam) Editor : Damianus Bram
#Kecelakaan di Sragen #pasutri tewas #bus vs motor