Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Simpan BBM di Rumah, Rumah Warga Dukuh Grengseng Ini Ludes Terbakar

Damianus Bram • Senin, 26 September 2022 | 02:07 WIB
LUDES: Kebakaran melanda rumah milik Nur Solihin, 52, warga Dukuh Grengseng ,Rt 04/1 ,Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen, Minggu (25/9). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
LUDES: Kebakaran melanda rumah milik Nur Solihin, 52, warga Dukuh Grengseng ,Rt 04/1 ,Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen, Minggu (25/9). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN - Kebakaran hebat melenyapkan rumah milik Nur Solihin, 52, warga Dukuh Grengseng, Rt 04/1, Desa Poleng, Kecamatan Gesi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta. Api cepat membesar lantaran pemilik menyimpan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan pertanian di rumah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo kebakaran terjadi pada Minggu (25/9) sekitar pukul 12.00. Saat itu pemilik rumah tengah menghadiri hajatan tetangganya. Sehingga rumah  dalam keadaan kosong.

Lantas tempat hajatan jaraknya tidak jauh dari rumah korban. Pada saat itu Linmas yang menjaga acara hajatan melihat ada kepulan asap tebal. Awalnya sempat dikira kebakaran lahan tebu, akan tetapi setelah dicek dilokasi ternyata rumahnya Nur solihin yg sudah hangus terbakar.

Kemudian Linmas tersebut lari dan berteriak minta tolong untuk meminta bantuan warga. Salah satu warga meminta bantuan ke polsek gesi untuk menghubungi Pemadam Kebakaran Sragen.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen Tomy Isharyanto menyampaikan sebuah rumah huni dan kandang kambing ukuran 8x16 meter hangus terbakar. Pihaknya menduga kebakaran tersebut akibat konsleting listrik.

Selain rumah, kebakaran mengakibatkan 1 unit mobil Suzuki APV dan 1 unit sepeda motor Yamaha mio soul serta satu sepeda angin hangus terbakar. Api juga melahap perhiasan, karung beras dan semua barang elektronik juga surat-surat berharga.

Lalu terdapat 5 unit diesel dompeng dan mesin jahit ikut hangus terbakar
"Api dengan cepat membesar dikarenakan terdapat bahan bakar minyak pertalite dan solar dalam jerigen yg disimpan dirumah," jelasnya.

Petugas mengerahkan 4 unit mobil damkar, satu diantaranya sebagai penyuplai air. Kendala yang dihadapi yakni jauhnya sumber air untuk pemadaman. Selain itu pemadam kesulitan mendapatkan akses jalan menuju lokasi dikarenakan banyaknya warga yang menonton dan motor yg diparkir sembarangan.

Sementara Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran akibat konsleting arus listrik pada kabel meteran yang berdaya 450 VA. Polsek Gesi mengamankan 2 buah Kawat kabel yang terbuat dari kuningan dengan panjang 1 meter, 1 buah Sikring meteran listrik warna putih dalam kondisi terbakar dan 1 buah rumahan sikring meteran listrik warna putih dalam kondisi terbakar. "Taksiran kerugian kurang lebih sebesar R p120 juta," terangnya. (din/dam) Editor : Damianus Bram
#Kebakaran di Sragen #damkar sragen #Kebakaran Rumah