Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Sragen Beri Subsidi Uji Kendaraan Sebesar Rp 300 juta

Damianus Bram • Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:20 WIB
SUMBER PAD: Uji kelayakan kendaraan di Dishub Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SUMBER PAD: Uji kelayakan kendaraan di Dishub Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen memberikan subsidi untuk pengecekan kendaraan bermotor. Harapannya bisa membantu meringankan beban pemilik kendaraan angkutan barang dan orang. Selain itu bisa membantu capaian target dari Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sragen.

Kepala UPTD PKB Dishub Sragen Junaedi menyampaikan, pihaknya akan memberikan subsidi program terdampak kenaikan harga BBM. Namun pelaksanaanya tergantung keputusan Bupati Sragen.

”Anggaran sudah kami siapkan dalam perencanaan. Tapi soal kapan mulainya harus menunggu instruksi pimpinan yakni bupati,” terangnya, Selasa (4/10).

Pihaknya menyampaikan, petugas sudah siap eksekusi program subsidi tersebut. Jika bupati meminta segera dilaksanakan, petugas dengan senang hati menjalankan secepatnya. Karena sistem pendukung juga sudah siap.

Skema yang diberikan yakni penggantian pembayaran retribusi uji dan penggantian dokumen yang hilang. Seperti buku uji dan smart card. Jadi ketika pemilik selesai membayar, akan diganti sejumlah nilai retribusi.

”Misalnya habis Rp 100 ribu, kami ganti Rp 100 ribu. Untuk dokumen yang ganti nilainya sekitar Rp 200 ribu. Subsidinya bentuknya seperti itu,” terangnya.

Anggaran yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sragen sekitar Rp 300 juta. Nilai tersebut ditaksir bisa membantu 1.500 unit kendaraan. Baik mobil angkutan penumpang maupun angkutan barang.

Program subsidi untuk uji kendaraan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan angkutan. Sekaligus meringankan bagi mereka yang bekerja di bidang transportasi dan logistik.

”Ini meringankan lho, kalau sudah disetujui, yang uji selesai Januari diajukan tidak apa-apa. Yang jelas untuk kendaraan Plat AD,” terang dia.

Sementara capaian PAD mencapai 62 persen. Nilainya sekitar Rp 500 juta. Sedangkan target sampai akhir tahun sekitar Rp 800 juta.

”Kami optimistis dari sehari bisa sekitar 50 lebih kendaraan, mampu menutup kekurangan hingga akhir tahun,” bebernya. (din/adi) Editor : Damianus Bram
#Dishub Sragen #uji kir #Uji KIR di Sragen #Subsidi Uji KIR