Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kodim 0725/Sragen Gelar TMMD, Bangun Jalan Penghubung Miri-Sumberlawang

Damianus Bram • Rabu, 12 Oktober 2022 | 03:13 WIB
SINERGI: Pengembangan pertanian jadi salah satu sasaran TMMD Kodim 0725 Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SINERGI: Pengembangan pertanian jadi salah satu sasaran TMMD Kodim 0725 Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Kodim 0725/Sragen kembali menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III 2022.  Kali ini sasarannya Desa Bagor, Kecamatan Miri. Sasaran utama yakni perbaikan jalan desa selama 30 hari.

TMMD dibuka oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di lapangan Desa Bagor, Selasa, (11/10). Dia menekankan program TNI ini untuk membantu pemerintah daerah guna mempercepat akselerasi di daerah terpencil.

Diharapkan desa yang disasar setara dengan desa lainnya. Adapun sasaran pokok dalam TMMD ini adalah cor blok jalan sepanjang 570 meter, lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter yang menghubungkan Kecamatan Miri dan Kecamatan Sumberlawang.

Sedangkan sasaran tambahan berupa rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 14 unit, pembuatan jamban sehat sebanyak 15 unit. Sasaran nonfisik di antaranya wawasan kebangsaan, kesehatan Covid-19, KB kes, stunting dan penyakit tidak menular. Selain itu ada pula binkamtibmas dan bahaya narkoba, peternakan dan perikanan, pertanian dan perkebunan serta rohani.

”TMMD merupakan perwujudan kemanunggalan TNI dan rakyat. Seperti tema HUT Ke-77 TNI yang baru saja diperingati yaitu TNI adalah kita,” terang bupati.

Dia menyampaikan, manunggalnya TNI saat ini adalah berjuang bersama rakyat untuk memerangi kemiskinan, memberantas kebodohan lewat karya bakti TMMD yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

”Hal ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Sragen membangun Bumi Sukowati dengan gotong-royong. Dengan bergotong-royong, guyup rukun kita mampu menjawab berbagai tantangan dan juga dengan cara gotong-royong kita bisa menyelesaikan berbagai permasalahan,” bebernya.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda mengatakan, TMMD selama ini telah terbukti membantu pemerintah daerah dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baik melalui kegiatan fisik maupun sasaran nonfisik.

”TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari terhitung mulai pembukaan hari ini (kemarin,Red) hingga 30 hari ke depan. Rencananya akan ditutup 9 November 2022, saya berharap pekerjaan selesai tepat pada waktunya,” harap dandim. (din/adi) Editor : Damianus Bram
#tni #bupati sragen kusdinar untung yuni sukowati #TMMD Sengkuyung Tahap III #Kodim 0725/Sragen #TMMD Sragen #tmmd