Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Sragen Beri Bantuan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Kurang Mampu

Damianus Bram • Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:40 WIB
BERI MANFAAT: Penyerahan simbolis pemberian seragam sekolah di Gedung Kartini Sragen, kemarin. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
BERI MANFAAT: Penyerahan simbolis pemberian seragam sekolah di Gedung Kartini Sragen, kemarin. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Siswa kurang mampu di Kabupaten Sragen menerima bantuan dari pemerintah berupa seragam sekolah. Sebanyak 8.977 stel seragam sekolah untuk siswa tingkat SMP dibagikan di dua tempat yakni di Gedung IPHI Gemolong dan Gedung Kartini Sragen, Senin (24/10). Seragam gratis itu merupakan aspirasi anggota DPRD Sragen dan dialokasikan dari APBD 2022 dengan total anggaran Rp 1,5 miliar.

Wakil Ketua DPRD Sragen Pujono Elli Bayu Effendi menyampaikan, pembagian ini khusus keluarga pra sejahtera. Seragam ini merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat. Karena anggota DPRD sering kedatangan warga. Mereka mengeluhkan tidak punya biaya untuk membeli seragam sekolah setiap tahun sejak 2020 lalu.

”Saya mengumpulkan seluruh kader partai Golkar di 20 kecamatan. Keluhan mereka sama, masyarakat ingin seragam gratis agar bisa tenang dalam belajar,” terangnya.

Setelah mendapat banyaknya keluhan, jelas Bayu, dia kemudian berembug dengan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar untuk membantu meringankan beban seragam siswa.

”Ternyata semua anggota fraksi juga mendapat keluhan yang sama dari konstituen. Makanya kami kemudian sepakat untuk mengusulkan bagaimana pengadaan seragam gratis dimasukkan dalam APBD,” terangnya.

Lantas usulan itu disetujui dan didukung oleh bupati. Sehingga pengadaan seragam gratis bisa terlaksana. Dia berharap bisa mengakomodasi bantuan keluarga pra sejahtera untuk keperluan sekolah. Namun sayangnya saat ini baru bisa mengakomodir siswa SMP.

”Anggarannya tidak cukup untuk SD, namun bisa membantu siswa di 75 sekolah, baik negeri maupun swasta,” jelas dia.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, dengan pemberian seragam ini memberikan manfaat warga kurang mampu. Karena harga kebutuhan pokok yang semakin merambat naik, dengan bantuan seragam ini bisa meringankan beban kebutuhan. Sebenarnya semua penerima bantuan sudah memiliki seragam sekolah.

”Kalau soal kesulitan, tadi saya tanya, sudah punya seragam sekolah atau belum? Mereka jawab Sudah. Tapi namanya orang membantu, tidak perlu juga ditanya sudah punya seragam atau belum, yang penting kemanfaatannya,” ujarnya.

Bupati menyampaikan terima kasih dari anggota DPRD terutama Fraksi Golkar. Namun dia menyampaikan dari fraksi partai yang lain juga punya program untuk dimanfaatkan masyarakat.

”Seperti Program Indonesia Pintar, dana untuk ustad dan ustadzah, jadi patut disyukuri. Wujud gotong royong,” terang dia. (din/adi) Editor : Damianus Bram
#seragam gratis #bupati sragen kusdinar untung yuni sukowati #seragam sekolah gratis #DPRD Sragen