Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Vakum, Pengurus KNPI Sragen Desak Musdalub

Damianus Bram • Senin, 3 April 2023 | 04:20 WIB
Ilustrasi logo KNPI
Ilustrasi logo KNPI
RADARSRAGEN.COM – Sejumlah pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sragen periode 2022-2025 kecewa dengan kepengurusan saat ini. Lantaran setelah 8 bulan dilantik, tidak ada progres kegiatan organisasi. Malah saat ini muncul desakan untuk digelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub), seiring kabar Ketua KNPI Sragen mengundurkan diri.

Pengurus DPD KNPI Sragen periode 2022-2025 dilantik pada delapan bulan yang lalu di rumah dinas pendopo Bupati Sragen, 22 Juli 2022.

Dalam pelantikan tersebut KNPI Sragen dipimpin ketua terpilih Zulfikar Mahmud Al Jayati dengan pengurus sebanyak 99 anggota.

Sayangnya saat ini, ternyata tidak ada progres kegiatan di organisasi ini. Wakil Ketua KNPI Sragen Hari Sapto Pramono menyampaikan, seharusnya tahapan organisasi setelah adanya pelantikan maka secepatnya harus dilakukan upgrading dan rapat kerja.

Hal tersebut bertujuan untuk untuk menyusun program kerja kedepan, yang akan menjadi dasar program yang akan dijalani di kepengurusan baru ini.

”Namun sampai saat ini sudah hampir delapan bulan dari saat pelantikan ,tidak ada tindak lanjut kinerja sama sekali. Bahkan di group WhatsApp KNPI saja sangat sepi, tidak ada tanda-tanda kehidupan,” terangnya, Minggu (2/4/2023).

Saat ini muncul kabar berseliweran, ketua terpilih Zulfikar Mahmud Al Jayati telah mengundurkan diri dari jabatan ketua KNPI Sragen. Bahkan ada yang mengatakan sudah ada yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) ketua KNPI Sragen.

”Saya kebetulan juga masuk dalam kepengurusan KNPI Sragen periode 2022-2025 sebagai wakil ketua KNPI Sragen, maka dalam waktu dekat saya akan menemui saudara Zulfikar Mahmud Al Jayati untuk meminta penjelasan langsung seperti apa kebenaran informasinya,” terangnya.

Dia menyampaikan sebenarnya Zulfikar memiliki impian yang besar, yakni menasional brand Batik Sragen menjadi seragam batik KNPI nasional. Namun jika Zulfikar mengundurkan diri, impian tersebut tak bisa terwujud.

”Harapan saya karena KNPI adalah wadah dari beberapa organisasi kepemudaan dan menjadi cerminan kinerja pemuda di Sragen, saya mendesak apapun yang telah terjadi permasalahan di KNPI Sragen harus segera diselesaikan. Ini demi berjalannya roda organisasi,” terangnya.

Kalaupun memang sudah ada penunjukan pelaksana tugas (Plt) ketua KNPI Sragen harus segera jalankan mekanisme aturan sesuai AD/ART organisasi.  Hari mengusulkan agar KNPI Sragen segera mengadakan Musdalub KNPI Sragen roda organisasi bisa berjalan dengan baik.

Jawa Pos Radar Solo sudah beberapa kali mencoba mengkonfirmasi ke Zulfikar Mahmud perihal kabar tersebut, sayang hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan masih belum bisa dihubungi. (din/nik) Editor : Damianus Bram
#Komite Nasional Pemuda Indonesia #knpi #Musdalub KNPI Sragen #KNPI Sragen