Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Gudang Pabrik Mebel di Miri Sragen Terbakar, Kerugian Capai Rp 20 Miliar

Syahaamah Fikria • Sabtu, 10 Juni 2023 | 17:28 WIB
Petugas damkar berupaya memadamkan api yang membakar gudang pabrik pengolahan kayu di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Jumat (9/6) malam.
Petugas damkar berupaya memadamkan api yang membakar gudang pabrik pengolahan kayu di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Jumat (9/6) malam.
RADARSOLO.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang pabrik pengolahan kayu di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Jumat (9/6) malam. Gudang mebel milik CV Decking and Wood itu habis dilalap si jago merah, dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 20 miliar.

Informasi yang dihimpun, gudang pabrik tersebut diketahui milik Agung Purnomo, 47, warga Dusun Baran RT 12 Desa Doyong, Kecamatan Miri. Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30. Awal kejadian, dua saksi yang merupakan pegawai pabrik, yakni Tugiyo dan Margono tengah tugas jaga malam dan duduk di joglo depan gudang.

Namun, tiba-tiba listrik di gudang padam. Kemudian kedua pegawai itu mengecek dan melihat ke dalam gudang. Saat itu, mereka mengetahui ada api dan asap di sebelah barat gudang. Kemudian Margono memberitahukan kepada pemilik, yakni Agung Purnomo di rumahnya yang tak jauh dari gudang tersebut.

Setelah itu, mereka berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (Apar). Karena tak kunjung padam dan api makin membesar, kemudian mereka menghubungi pemadam kebakaran. Tak berselang lama, petugas damkar datang untuk memadamkan api tersebut. Api bisa dipadamkan pukul 20.30.

Kapolsek Miri Iptu Suprayitno menyampaikan, setelah api padam, dilakukan pengecekan. Sejumlah barang yang terbakar, antara lain mesin maulding merek IIDA, mesin single planner, mesin doble planner, mesin jointer, genset dan sejumlah papan kayu olahan maupun mebel yang terbuat dari kayu jati dan kruwing.

Berdasar keterangan pemilik gudang dan saksi, kata Suprayitno, dari pagi sampai siang listrik sudah mati sebanyak empat kali.

”Setelah dilakukan olah TKP dari Tim Inafis Polres Sragen dan Polsek Miri, kejadian kebakaran disebabkan korsleting arus listrik dari mesin maulding. Akibat kejadian tersebut pemilik gudang mebel mengalami kerugian sebesar Rp 20 miliar,” ujarnya.

Sementara Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Tomy Isharyanto mengatakan, pemadaman kebakaran gudang mebel CV Deeking and Wood selesai pukul 22.15. Dia mengakui, ada sejumlah kendala pemadaman. Situasi itu membuat kepanikan warga sekitar dan pemilik gudang pabrik.

”Kendala kami dalam pemadaman yakni sumber air jauh, asap tebal karena gedung tertutup tidak ada ventilasi serta akses ke tempat kejadian banyak warga yang menonton,” jelasnya.

Pihak dampar mengerahkan empat unit mobil damkar dalam upaya pemadaman. Selain itu, dalam upaya pemadaman juga melibatkan berbagai pihak, dari relawan dan warga sekitar. (din/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#CV Decking and Wood #damkar sragen #kebakaran #Gudang Mebel Terbakar #kebakaran pabrik #Miri