Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukowati menyampaikan, pihaknya menggelar tasyakuran sekaligus mohon iZin ke tetangga sekitar. Saat ini DPC PDIP Sragen menggunakan kantor yang berada di jalan Sukowati, Kampung Gambiran, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen.
”Kami segera pindah, untuk fokus ke pileg dan pilpres. Ini bukan peresmian, karena peresmian yang menjadwalkan dari DPP PDIP,” ujarnya.
Jika peresmian, maka terdapat prasasti yang ditandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri. ”Ini slup-slupan. Setelah ini kami bersurat ke Pemda Sragen untuk menyerahkan aset ke Pemda Sragen. Supaya tidak ada tanggungan lagi,” terang Bowo.
Terkait biaya pembangunan kantor DPC PDIP yang baru, Bowo enggan menjawab. Namun memastikan dibuat dengan gotong-royong oleh kader dan fraksi PDIP Sragen. Kantor yang meminjam aset Pemda Sragen sendiri sudah ditempati sejak 1999.
Kemudian pada kesempatan tersebut, pihaknya menekankan jangan sampai ada kasus narkoba menjelang pemilu bagi kader dan Bacaleg PDIP Sragen. Dia menegaskan, PDIP sendiri sudah melengkapi persyaratan bebas narkoba. Jangan sampai ada kasus narkoba maupun terlibat bagi kader dan caleg. Bowo menekankan sanksi narkoba adalah dipecat.
”Kami keras banget soal narkoba. Saya japri satu-satu para caleg. Saya wanti-wanti benar,” terangnya.
Bowo menambahkan saat ini bacaleg masih bisa berubah sebelum diumumkan daftar calon tetap. Namun untuk PDI P Sragen masih pada calon yang sama dan tidak ada perubahan. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram