Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen Sukisno menyampaikan, pada PPDB tahun ajaran 2023/2024 membentuk posko PPDB di ruang Aula kantor Disdikbud Sragen. Sehingga kesulitan pendaftar bisa segera diatasi. Meski tidak dipungkiri pada hari pertama PPDB Senin (19/6/2023) ini masih ada kendala.
Seperti sejumlah keluhan DTKS pendaftar afirmasi tidak muncul. Lantaran saat ini tidak bisa akses data DTKS secara langsung dari dinas sosial (dinsos). Namun pencocokan data yang disesuaikan dengan data yang dimiliki Disdikbud Sragen.
”Yang paling ramai ini, data DTKS tidak muncul. Namun selama bisa membuktikan, bisa lanjut,” terangnya.
Pihaknya menyampaikan di posko PPDB melakukan kroscek. Namun jika data dari dinsos tetap tidak ada dan wali bersikeras, pihaknya mempersilahkan mengurus DTKS ke dinsos.
”Jadi di sekolah memang tidak memutuskan, jadi ke sini (posko PPDB, Red), sudah bawa data dan mencocokan. Kalau ada bisa lanjut mendaftarkan. Kalau tidak ada, dan masih belum puas bisa ke dinsos,” ujar dia.
Lantas di posko PPDB juga sudah disiapkan petugas yang akan membantu. Bahkan sampai untuk pendaftaran calon siswa. ”Manakala ada permasalahan, selesaikan disini selama bisa,” terangnya.
Demikian juga ada permasalahan yang ditemui yakni Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) tidak muncul saat membuat akun registrasi. Lantas di lapangan memang sistem update DTKS sering berubah menyesuaikan keadaan. ”Maka bisa di sini, kami bantu ke posko,” terang Sukisno.
Dia menambahkan, untuk pendaftaran dilakukan secara online. Jika tidak ada permasalahan, bisa dilakukan pendaftaran di rumah secara daring. Sementara salah satu pengadu Solihin asal Gemolong mengaku datang ke posko PPDB untuk menyelesaikan soal data. Dia menyampaikan datanya tidak muncul. Padahal sehari-hari sudah masuk DTKS.
”Ini mau dibantu memasukkan data aplikasi. Belum masuk di data. Tadi dari SMP 1 Gemolong diarahkan ke posko,” ujarnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram