Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bentrok Anggota Perguruan Silat di Sragen Akibatkan 2 Orang Luka, Pelaku Rata-Rata Masih di Bawah Umur

Ahmad Khairudin • Selasa, 11 Juli 2023 | 03:25 WIB
Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kadiono.
Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kadiono.

RADARSOLO.COM – Perguruan silat perlu lebih tegas dalam mendidik anggotanya. Lantaran masih ada sejumlah kejadian bentrokan antarperguruan silat yang mengganggu masyarakat. Seperti yang terjadi di sekitar terminal lama Sragen di Dusun Bantar, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Minggu (9/7) malam.


Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kadiono menyampaikan, sempat ada arak-arakan perguruan silat setelah menggelar kegiatan pelantikan anggota. Jumlahnya sekira 150 orang. Saat di jalan, mereka sempat bersinggungan dengan kelompok perguruan silat lainnya.

”Sebelum melebar, sempat dilerai anggota Polres Sragen. Dua orang luka-luka,” ujarnya, Senin (10/7).

Dia menjelaskan, dalam keributan tersebut, pelaku kebanyakan masih usia anak-anak atau di bawah umur. Personel sempat meredam keributan di dua titik, yakni di Bantar dan terminal lama.

”Kemarin sudah ada mediasi, soal ketemu dengan pengurus, kami akan menyampaikan ke pimpinan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama membenarkan sempat ada kegiatan perguruan silat. Pihaknya sudah mengupayakan kegiatan itu berjalan tertib lewat pengawalan. Namun, ada upaya provokasi dari kelompok lain.

”Ada upaya provokasi, namun bisa kami halau. Tetap menjadi evaluasi terhadap gelaran yang sifatnya seremonial perguruan silat,” tegasnya.

Kapolres menjelaskan, menjelang 1 Muharam atau 1 Sura, terjadi peningkatan aktivitas dan kegiatan perguruan silat. Jika terlalu berisiko dalam hal keamanan, pihaknya menegaskan tak akan mengeluarkan izin. Atau jika memungkinkan menggunakan metode lain yang lebih meminimakan risiko.

”Kami antisipasi dengan menerjunkan personel pengamanan. Selain itu perguruan yang akan menggelar acara kami minta paparan. Apakah lokasi kegiatan memenuhi kapasitas, dan kita pantau aktivitas kerawanannya,” tegasnya. (din/adi/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bentrok #perguruan silat #provokasi #polres sragen