Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Atlet Sragen Gagal Penuhi Target 14 Emas di Porprov XVI Jateng

Ahmad Khairudin • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 15:32 WIB
Atlet cabor petanque Sragen sumbang dua emas di ajang Porprov XVI Jateng.
Atlet cabor petanque Sragen sumbang dua emas di ajang Porprov XVI Jateng.

RADARSOLO.COM – Para atlet Sragen belum mampu memberikan hasil gemilang di ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XVI Jateng di Pati Raya, 5 - 11 Agustus 2023. Dari target 14 medali emas, mereka hanya mampu membawa enam medali dan berada di ranking 27 se Jawa Tengah.

Program Pro Sukowati Emas (Prosukma) yang digagas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sragen belum mampu tuai hasil memuaskan. Terbukti, di ajang Porprov XVI Jateng, banyak atlet Bumi Sukowati tumbang di babak awal. Bahkan Kabupaten Sragen hanya menduduki urutan 27 dari 35 kabupaten/kota.

Di wilayah Solo Raya, perolehan medali Sragen masih di bawah dari kabupaten lain. Seperti Karanganyar 8 emas,13 perak dan 31 perunggu; Sukoharjo 9 emas, 17 perak dan 21 perungggu; Klaten 11 emas, 18 perak dan 28 perunggu. Kemudian, Boyolali 21 emas, 18 perak dan 31 perunggu. Kabupaten Sragen hanya di atas Wonogiri yang mendapatkan 1 emas, 6 perak dan 7 perunggu.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sragen Gunawan Prasetya mengakui, peringkat Sragen dari Porprov XV Jateng tahun 2018 hingga saat ini tidak beranjak dari urutan 27.

Padahal saat pelepasan atlet beberapa waktu lalu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan target perolehan medali yakni 14 emas, 13 perak dan 21 perunggu.

Namun, sampai hari akhir laga perolehan medali atlet Sragen tercatat hanya 6 emas, 14 perak dan 22 perunggu.

”Perolehan emas diraih dari cabor petanque 2 emas. Kemudian taekwondo, menembak, panahan dan angkat Berat masing-masing satu emas,” terang Gunawan.

Meski masih belum beranjak dari peringkat 27, namun Gunawan mengungkapkan, raihan medali tahun ini lebih baik daripada 2018. Karena pada 2018 Sragen hanya membawa pulang 5 emas dari dua cabor, serta perak 9 dan 12 perunggu.

”Perolehan emas lebih merata. Kemudian 14 perak, artinya mereka sudah berjuang sampai babak akhir, meski akhirnya gagal memperoleh emas. Belum lagi potensi peraih perunggu yang cukup banyak,” terangnya.

Soal peringkat, pihaknya juga menekankan hasil perolehan dari daerah lain. ”Bisa saja tetap peringkat 27, kalau kabupaten lain memperoleh lebih banyak. Namun, kami bangga, perolehan medali lebih merata,” tandas Gunawan. (din/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#atlet #sragen #Porprov XVI Jateng #perolehan medali