RADARSRAGEN.COM – Tim pemadam kebakaran Kabupaten Sragen terus disibukkan dengan sejumlah kejadian kebakaran, beberapa waktu terakhir. Kali ini sebuah kandang bebek di Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal terbakar dan merembet ke rumah hunian, Minggu (20/8) sekira pukul 23.25. Akibat kejadian tersebut, pemilik kandang mengalami luka bakar.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Kabupaten Sragen Tomy Isharyanto menyampaikan, kandang bebek yang terbakar ini milik Mardi Sajaya, 65, warga Bandung RT 06, Desa Bandung. Saat itu Mardi dan istrinya, Nanik Winarsih, 57, sedang tidur. Tiba-tiba dari belakang terdengar suara letusan. Mardi terbangun melihat belakang rumahnya.
”Ternyata tepat di kandang bebek sudah terjadi kebakaran, diduga api berasal dari korsleting listrik. Dengan cepat api membesar dan merembet ke rumah huni,” terangnya, kemarin (21/8).
Warga yang melihat kejadian itu panik dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian perangkat desa setempat langsung menelpon kantor pemadam kebakaran Sragen.
Tomy menambahkan, istri pemilik kandang mengalami luka bakar pada bagian jari kelingking tangan kanan. Selain itu juga bagian lengan tangan kanan dan bahu kiri. Korban mengeluh panas pada tangan kiri dan luka lecet dahi.
”Api yang besar membuat kepanikan pemilik rumah. Khawatir api semakin meluas sampai merambat ke rumah huni sebelah,” terangnya.
Dampak kebakaran tersebut, semua bebek ternak milik korban hangus terpanggang. Kemudian perabotan rumah tangga, barang elektronik mengalami kerusakan dan sebuah mesin jahit terbakar.
Sementara itu, Kapolsek Ngrampal AKP Hasto Broto menyampaikan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 00.30. Api membakar kandang yang terbuat dari bambu, dua bangunan rumah limasan kayu jati berukuran 8 x 14 beserta isinya terbakar. Kerugian materiil kurang lebih sekira Rp 120 juta.
”Hasil pemeriksaan dan olah TKP, tim inafis Polres Sragen kebakaran disebabkan karena kosleting listrik,” terangnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam. (din/adi)
Editor : Damianus Bram