RADARSRAGEN.COM – Meski sejumlah partai politik (parpol) di Sragen mulai pemanasan untuk persiapan pemilihan kepala daerah (pilkada), namun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) cukup cuek. Saat ditanya sikap terkait pilkada, para petinggi partai menegaskan fokus pada target pemilihan legislatif (pileg) 2024.
Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sragen, Sugiyamto enggan mengomentari soal pilkada maupun manuver parpol lain. Pihaknya menekankan fokus mewujudkan target jumlah kursi pileg nanti.
Menurutnya target pileg harus tercapai dulu. Saat ini, PDIP di Sragen menguasai 13 kursi legislatif. Selain itu juga ada kewajiban kader PDIP untuk memenangkan calon presiden Ganjar Pranowo.
”Target kami 25 kursi, kami pileg dulu. Pilkada urusan nanti,” jelas Sugiyamto, kemarin (17/9).
Bendahara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI P Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti menerangkan terkait pilkada, akan sangat dipengaruhi hasil dari pileg.
”Semakin banyak kursi, kami semakin banyak opsi untuk berbuat demi kemaslahatan warga Sragen,” terangnya.
Dia menjelaskan, jika anggota DPRD banyak, maka aspirasi bagi pemilih juga banyak. Masyarakat di seantero Sragen juga terbantu aspirasi pembangunannya.
Demikian juga soal imbas untuk pilkada, dia menekankan untuk Sragen sejak dulu selalu cukup untuk mencalonan calon kepala daerah. Kuota 15 persen suara selalu terpenuhi. Tetapi PDI P selama ini juga mempertimbangkan dinamika yang terjadi di Sragen.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Sragen Pujono Elli Bayu Effendi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sragen Budino Rahmadi, dan Ketua DPC Partai Gerindra Sragen Wahyu Dwi Setyaningrum bertemu di satu acara. Ketiganya juga menunjukkan bahasa tubuh mengepalkan tangan bersama. Meski saat dikonfirmasi terkait pilkada, mereka masih malu-malu menjawab terang-terangan. (din/adi)
Editor : Damianus Bram