RADARSOLO.COM – Sejumlah 140 siswa dari tujuh Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Sragen mengikuti Perkemahan Ukhwah Satuan Komuintas (SAKO) SIT Cabang Sragen pada Jumat-Sabtu (6-7/10). Acara yang digelar di di Bumi Perkemahan nDayu Park Sragen diharapkan menumbuhkan jiwa kepramukaan di keperibadian siswa.
Pramudya Sukma Aji, Ketua Tim Sako Cabang Sragen menyampaikan, kegiatan perkamahan dari Sako SIT Cabang Sragen ini kali pertama digelar. Pihaknya mengambil tema Pramuka sebagai media mewujudkan ketakwaan, tangguh dan bersahaja.
”Kegiatan kami gelar selama dua hari, total peserta 140 peserta dengan 30 pembina dari tujuh pangkalan gugus depan,” ujarnya.
Dia menyebut, ada lima gugus depan (gudep) SD di Sragen. Di antaranya SDIT Luqman Al Hakim, SDIT Al Jabar, SDIT Darul Hikmah, SDIT Az Zahra 1 dan SDIT Az Zahra 2. Kemudian gudep SMP dari SMPIT Az Zahra dan SMPIT Luqman Al Hakim Sukodono. Tiap sekolah tersebut mengirimkan perwakilan 10 peserta putra dan 10 peserta putri.
”Kegiatan yang kita gelar, giat prestasi, kemudian giat wawasan. Kemudian, ada pengetahuan sirah nabawiyah di malam hari. Untuk prestasi, kita ambil juri dari kwarcab, untuk giat wawasan kita ambil dari Pimpinan Sako Daerah Jawa Tengah,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Kwaran Cabang (Kwarcab) Sragen Suwardi menyampaikan, dalam kegiatan ini sekaligus dilaksanakan pelantikan untuk pengurus Sako SIT Cabang Sragen.
Menurut Suwardi, kegiatan perkemahan ini sangat penting. Sebab, dalam Pramuka diajarkan pentingnya pengetahuan, budi pekerti dan akhlak. Serta keterampilan, kecakapan hidup dan life skill.
”Perkemahan adalah salah satu cara untuk mengajarkan dari kakak-kakak pembina untuk adik-adik, tentang pendidikan kepramukaan” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, di Sragen cukup banyak satuan komunitas (sako) kepramukaan. Kegiatan SIT ini, harap dia, bisa mendorong sako lain untuk melaksanakan kegiatan yang sama. Selain itu, sejak dini para siswa juga bisa disiapkan dalam Pramuka Garuda.
”Ini salah satu di dalamnya menjadi Pramuka Garuda. Insya Allah nanti menjadi bekal kehidupan,” ujarnya. (din/ria)
Editor : Syahaamah Fikria