Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bupati Sragen Minta Calon Kades yang Kalah dalam Pilkades untuk Legawa

Ahmad Khairudin • Jumat, 13 Oktober 2023 | 22:05 WIB
KETAT: Kepala Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, Suryanto (kiri) bersama pesaingnya saat deklarasi damai sebelum pilkades.
KETAT: Kepala Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, Suryanto (kiri) bersama pesaingnya saat deklarasi damai sebelum pilkades.

RADARSRAGEN.COM – Hasil penghitungan pilkades telah selesai. Namun sempat terjadi ketegangan di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen. Salah satu pendukung mendesak untuk membuka kotak suara.

Perolehan di Desa Kedungupit memang cukup ketat. Hanya dua orang yang bersaing, namun selisihnya hanya 48 suara. Sehingga situasi pada Rabu (11/10) malam cukup memanas.

Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam menyampaikan, pada Kamis (12/10) ini situasi sudah kondusif. Namun pihak yang kalah menginginkan agar kotak suara dibuka di salah satu TPS pada Rabu (11/10) malam.

”Alasannya untuk menyamakan daftar hadir dengan jumlah suara. Pengamanan terutama di TPS yang terjadi komplain. Aduan dalam tiga hari setelah perhitungan,” jelasnya.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, selisih 48 suara itu juga cukup banyak. Dulu pernah selisih hanya satu suara di Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong. Namun bisa terkondisikan dengan baik.

”Kalau hari ini (kemarin, Red) sudah cooling down. Kalau kalah terus gelo (kecewa, Red) itu pasti ada, kami komitmen menjaga kondusivitas dan kedua belah pihak bisa menerima hasil,” ujarnya.

Yuni menambahkan, jika ada keberatan, bisa menyampaikan melalui mekanisme sesuai dengan peraturan bupati (perbup). Aduan bisa disampaikan dengan disertai dengan bukti. Tapi kalau desakan kotak suara dibuka, tidak dibenarkan.

”Lakukan sesuai dengan mekanisme yang tepat,” terangnya.

Sementara itu, Suryanto selaku kepala desa terpilih menyampaikan, harapannya agar situasi tetap kondusif. Pihaknya kedepan berniat siap menata Kedungupit untuk lebih maju.

”Kami akan merangkul semua, menjalin kembali silaturahim. Intinya kami berterima kasih telah mendukung saya, mari bersama-sama menata Kedungupit agar lebih maju,” ujarnya.

Dia menambahkan, baik yang memilih ataupun tidak akan dirangkul. Tentunya akan mendukung pembangunan di Desa Kedungupit. Selain itu pihaknya juga minta maaf jika terjadi kekhilafan baik dari pribadi, keluarga maupun tim pemenangan. (din/adi)

Editor : Damianus Bram
#Pemilihan Kepala Desa #Desa Kedungupit #pilkades #tps