RADARSRAGEN.COM – Banyaknya aktivitas di Pasar Bunder mengakibatkan hasil limbah dalam jumlah besar. Untuk itu, anggota Kodim 0725/Sragen bersama ormas, FKPPI, perguruan silat, paguyuban becak, paguyuban jasa gendong dan warga pasar menggelar pembersihan pasar, kemarin (6/12).
Komandan Kodim (Dandim) 0725 Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda turun langsung bersama Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen Cosmas Edwi Yunanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rina Wijaya, Lurah pasar Bunder Sugino dan warga pasar.
Dandim menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan wabah penyakit memasuki musim penghujan.
Ada tiga sasaran yang dibersihkan. Di antaranya Pasar Bunder, selokan di perkampungan padat penduduk di Dukuh Ngampunan, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal dan penanaman pohon di pulau sepatu Kecamatan Sambungmacan.
”Tujuan dari karya bakti ini adalah guna mencegah bencana banjir dan penyakit. Seperti kita ketahui sekarang adalah masuk musim penghujan. Sehingga pasar menjadi kotor dan becek, petugas kebersihan pasar yang terbatas tentu kewalahan, untuk itu TNI hadir untuk membantu pembersihan,” ujar dandim, Rabu (6/12).
Terkait pembersihan selokan guna normalisasi aliran air supaya lancar. Sehingga tidak terjadi genangan dan banjir. Selanjutnya penanaman pohon di pulau sepatu, dengan tujuan mencegah erosi dan longsor.
”Penanaman pohon sangat tepat pada saat memasuki musim hujan sehingga tidak perlu menyiram,” imbuhnya.
Lurah Pasar Bunder Sugino mengaku di musim hujan banyak sampah berserakan. Dampaknya untuk pasar Bunder yakni lalat berkerumun dan bau tidak sedap.
”Petugas kami cukup kewalahan menghadapi situasi ini, sehingga ini sangat terbantu terkait pembersihan dan mengedukasi masyarakat agar membuang sampah ditempatnya,” ujarnya. (din/adi)
Editor : Damianus Bram