Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lagi, Mesin Pompa Petani di Kecamatan Tanon Raib, Kerugian Capai Rp 40 Juta

Ahmad Khairudin • Senin, 18 Desember 2023 | 17:15 WIB
KUMPULKAN BUKTI: Polisi menggelar olah TKP pencurian mesin pertanian pekan lalu.
KUMPULKAN BUKTI: Polisi menggelar olah TKP pencurian mesin pertanian pekan lalu.

RADARSRAGEN.COM – Pencuri di areal persawahan kembali beraksi. Kejadian ketiga dalam beberapa pekan terakhir ini menyasar pompa air di wilayah di Kecamatan Tanon. Sebelumnya, pompa air petani di Plupuh dan Kalijambe juga raib.

Aksi pencurian tersebut dilaporkan ke Polsek Tanon pada Jumat (15/12). Salah seorang pengurus kelompok tani Sumber Makmur Desa Gawan, Tanon, Sunardi, 64, mengungkapkan, dinamo generator mesin pompa milik kelompok tani hilang pada Kamis (14/12) pukul 07.30.

Menurutnya generator itu berada di dalam rumah mesin Pengembangan Wilayah Sungai (PWS) 271 area Persawahan Ngamban Rt.01, Desa Gawan, Kecamatan Tanon.

Kapolsek Tanon AKP Primadhana Bayu Kuncoro menyampaikan, saat memeriksa lokasi, pelaku mencuri dengan merusak gembok dan memotong slot kunci grendel pintu. Lantas baut mesin dan potongan slot kunci grendel diamankan sebagai barang bukti.

Kerugiannya berupa satu unit mesin generator merk Deutz AG made in Jerman model F3 L912 kapasitas 27,5 KW HP37, senilai Rp 40 juta.

”Diketahi saat pengawas sumur dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo di Area wilayah Tanon melaksanakan pengecekan rumah PWS di Gawan, Padas, Kecik. Saat melakukan pengecekan di rumah PWS di PWS 271 Gawan mendapati pintu sumur bor sudah terbuka,” terangnya, kemarin (17/12).

Beberapa pengurus masuk ke dalam untuk cek mesin pompa. Kemudian dipastikan bahwa ternyata dinamo generator sudah hilang.

”Berdasarkan keterangan dari pelapor, selaku operator mesin PWS 271 bahwa terakhir kali menengok mesin PWS 271 sudah sekira 1,5 bulan yang lalu saat menyalakan mesin pompa PWS. Kemudian baru diketahui kejadian pencurian tersebut baru kemarin dari laporan pengaduan,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, saat terjadi pencurian tidak diketahui dan tidak ada saksi. Selain itu jaraknya jauh dari pemukiman.

Kemudian besi slot grendel yang diduga dipotong oleh pelaku pencurian, sebagian sudah terdapat karat, padahal berada di tempat tidak terkena hujan.

Berdasarkan keterangan saksi, berat mesin generator yang hilang sekira lebih dari 100 kilogram.

Selain itu dimungkinkan besi slot grendel dipotong secara manual dilihat dari bekas potongan yang tidak rapi, dipotong melalui celah pintu dengan tembok. (din/adi)

Editor : Damianus Bram
#pompa air #sawah #petani #pencurian #Polsek Tanon