Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Stadion Taruna di Sragen Bakal Direnovasi

Ahmad Khairudin • Selasa, 19 Desember 2023 | 18:45 WIB
BERI PERHATIAN: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat membuka turnamen sepak bola di Stadion Taruna, beberapa waktu lalu.
BERI PERHATIAN: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat membuka turnamen sepak bola di Stadion Taruna, beberapa waktu lalu.

RADARSRAGEN.COM – Stadion Taruna menjadi satu-satunya stadion di Sragen yang cukup layak untuk menggelar kompetisi tingkat nasional.

Karena kondisinya tak lagi representatif, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sragen mengajukan detail engineering design (DED) untuk revitalisasi stadion tersebut pada 2024 mendatang.

Kepala Disparpora Kabupaten Sragen Joko Hendang Murdono menyampaikan, ada sejumlah bagian yang perlu direvitalisasi. Seperti rumput, drainase dan sentel ban.

”Jadi harapannya dengan perbaikan drainase tidak menggenang. Selain itu sentel ban ini untuk trek lari, saat ini masih tanah,” ujarnya, kemarin (18/12).

Dia mengakui untuk membuat sesuai standar atletik, harusnya delapan line. Namun karena tidak cukup dan menghabiskan lebar lapangan, sehingga disesuaikan hanya lima line.

Hanya saja untuk tikungan lintasan lari sedikit lebih lebar. Kemudian ada revitalisasi untuk bagian tribun. Bagian atap berupa asbes. Kondisinya cukup panas untuk penonton.

”Karena di bagian atas sangat dekat penonton dan panas,” ujarnya.

Ketua Askab PSSI sekaligus Kabid Olahraga Disparpora Sragen Supriyadi menyampaikan, Stadion Taruna tidak banyak yang perlu direnovasi.

Hanya bagian-bagian tertentu yang akan dibenahi. Renovasi ini atas tinjauan bupati saat melihat gelaran Piala Bupati 2023 beberapa waktu lalu.

”Renovasi sedikit, setelah bupati melihat beberapa waktu lalu. Tapi kalau usulan stadion baru saya nggak bisa menyampaikan. Tapi idealnya ya stadion baru. Karena lokasi di timur sudah tidak representatif untuk saat ini. Sudah mepet rumah warga,” ujarnya.

Namun membangun stadion bukan biaya murah. Pembangunan yang paling memungkinkan dari anggaran pemerintah pusat. Salah satunya rencana akan dibuat sport center.

”Saya nggak berani bilang sudah rencana. Karena buat sport center perlu puluhan miliar, nggak mungkin Rp 2 miliar rampung,” ujar dia. (din/adi)

Editor : Damianus Bram
#Stadion Taruna #DED #disparpora sragen #Detail Engineering Design