RADARSRAGEN.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen melibatkan penyandang disabilitas dalam merangkai kotak suara pemilu 2024. Saat ini, penyortiran dan pelipatan surat suara juga sudah dimulai.
Di lokasi perakitan, tampak dua orang penyandang disabilitas tengah sibuk melakukan perakitan kotak suara.
Keduanya bekerja merakit bersama warga lainnya. Penyandang disabilitas yang dilibatkan adalah penyandang disabilitas tuna daksa.
Salah satu penyandang disabilitas Joko Sulistiyanto mengaku senang dilibatkan dalam partisipasi menyukseskan pemilu 2024.
Dia termasuk 35 pekerja yang bertugas merakit kotak suara. Selain itu tidak dibedakan upah yang didapat.
”Setiap kotak yang sudah dirakit memperoleh upah Rp 1.300. Dan biasanya masing-masing pekerja bisa merakit 100 kotak suara per hari, dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sragen Prihantoro menargetkan, perakitan kota suara ditargetkan rampung Minggu (7/1) kemarin. ”Ada 17.070 kotak suara yang dirakit,” ujarnya.
Dia menambahkan, penyandang disabilitas juga dilibatkan KPU Sragen untuk menyortir dan merakit kotak suara dengan pengawasan pendamping.
Meski memiliki keterbatasan fisik, namun semangat mereka untuk berpatisipasi dalam tahapan pemilu 2024 sangat tinggi.
”Untuk tenaga kerja ini sistemnya borongan. Jadi hari ini dapat merangkai berapa, langsung turun upah pembayarannya,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Damianus Bram