Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pemkab Sragen Upayakan Anggaran Perbaikan Jembatan Ambrol Karangmalang

Ahmad Khairudin • Senin, 8 Januari 2024 | 18:31 WIB
AKSES VITAL: Kondisi terkini jembatan di Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang usai ambrol di terjang banjir, beberapa waktu lalu.
AKSES VITAL: Kondisi terkini jembatan di Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang usai ambrol di terjang banjir, beberapa waktu lalu.

RADARSRAGEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menindaklanjuti jembatan di Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang yang ambrol, pekan lalu.

Opsi sumber pendanaan pembangunan masih dibahas. Seperti menggunakan belanja tidak terduga (BTT) atau sumber dana yang lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan, terkait jembatan yang ambrol masih dibahas bersama.

”Sampai saat ini masih kami rapatkan, semoga dapat pembiayaan,” ujarnya, kemarin (7/1).

Dia menambahkan, masih ada kemungkinan pembiayaan di luar BTT kabupaten Sragen. Namun dia belum bisa menyampaikan saat ini karena belum dipastikan.

”Nanti kalau sudah dipastikan, kami sampaikan termasuk besaran anggarannya,” ujarnya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen Aribowo Sulistyono menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Saat ini masih menghitung biaya perbaikan jembatan.

Kerusakan jembatan ini akibat ada pilar di tengah. Struktur tersebut menahan sampah barongan bambu.

Sehingga menimbulkan beban berat saat intensitas air tinggi dan bisa menggerus fondasi seperti yang terjadi.

”Airnya terhambat dan menenai abutmen yang di samping, hingga ambrol,” ujar dia.

Gambaran struktur jembatan untuk perbaikan nantinya tidak memakai tiang pilar tengah aliran sungai.

Hal itu untuk menghindari seperti adanya sampah atau barongan bambu yang tersangkut.

”Sehingga nanti fondasi langsung bentangan sungai yang ada. Kendati anggaran lebih besar, namun kualitas lebih baik dan lebih tahan lama. Hanya saja untuk perbaikannya menunggu dari petunjuk pimpinan lebih dulu,” papar Bowo.

Sementara Kepala Pelaksana Harian Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Triyono menjelaskan, untuk tindak lanjut, tim teknis juga melihat dari berbagai pertimbangan. Mulai dari BPBD, DPU, dishub dan BPKPD yang terkait anggaran.

”BTT baru dikaji dengan tim, layak menggunakan BTT atau tidak,” jelasnya. (din/adi)

Editor : Damianus Bram
#DPU Sragen #jembatan ambruk #Jembatan Kedungcabe #jembatan ambrol