Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Desa Tangkil Sragen Dikepung Banjir, Aktivitas Warga Hanya Bisa Menggunakan Perahu

Ahmad Khairudin • Minggu, 10 Maret 2024 | 20:46 WIB
Banjir merendam Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (10/3/2024)
Banjir merendam Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (10/3/2024)

RADARSOLO.COM- Hingga Minggu (10/3/2024), sejumlah wilayah di Kabupaten Sragen masih tergenang. Terutama di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo.

Dusun Tugu dan Dusun Gabusan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen malah terisolasi karena genangan. Dampak banjir juga masih nampak di sebagian wilayah Kecamatan Sidoharjo dan Sukodono.

Camat Sragen Heru Susanto mengatakan, Dusun Pelang dan Prayunan di Desa Kedungupit juga terendam. Banjir masuk rumah warga.

Sedangkan di Dusun Gabusan terdapat 15 rumah terendam, dan di Dusun Tugu sebanyak 54 rumah.

”Banjir terpantau surut perlahan-lahan. Mudah-mudahan tidak ada hujan,” ujar Heru.

Warga Dukuh Tugu dan Gabusan hanya bisa menggunakan perahu untuk beraktivitas. Seperti untuk menuju Dusun Bulakrejo.

”Disedikana perahu bermesin. Kalau evakuasi sementara belum,” terangnya.

Kepala Desa (Kades) Newung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen Sutrisno menuturkan, terdapat 20 rumah di Dusun Kebonagung dan Karang terdampak banjir cukup parah.

”Belum sampai mengungsi. Di Desa Newung, banjir berasal dari luapan Sungai bengawan Solo,” kata dia.

Selain rumah, banjir di Kecamatan Sragen juga merendam sekitar 30 hektare sawah. Petani yang sudah telanjur menanam benih dipastikan merugi.

Sementara itu, Camat Sidoharjo Dwi Cahyono mengatakan, dua desa yakni Sribit dan Pandak masih kebanjiran.

Di Desa Pandak, banjir cukup parah terjadi di Dusun Ngelo, sedangkan di Desa Sribit terjadi di Dusun Newung dan Tambak.

Di desa terdampak banjir disediakan perahu karet. "Tidak ada yang mengungsi,” jelas Dwi Cahyono. (din/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#sragen #banjir #Desa Tangkil #perahu