Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kiprah Pondok Pesantren Walisongo Islamic Football Academy Sragen, Fokus Pembinaan Sepakbola

Adi Pras • Selasa, 12 Maret 2024 | 16:45 WIB
Santri ponpes walisongo Islamic Football Academy Sragen juara di sebuah turnamen sepakbola. (Dokumentas Pribadi)
Santri ponpes walisongo Islamic Football Academy Sragen juara di sebuah turnamen sepakbola. (Dokumentas Pribadi)

RADARSOLO.COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo Sragen semakin mengembangkan lembaga pendidikannya di berbagai bidang, salah satunya sepakbola. Untuk itu didirikan Ponpes Walisongo Islamic Football Academy (WIFA).

Di bulan suci Ramadhan ini, para santri tetap mengikuti program pembinaan yang dirancang untuk mencetak generasi sepak bola yang berprestasi dan berakhlak mulia. Latihan rutin digelar di lapangan Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang.

”Ramadhan ini, para santri tetap menjalani kegiatan seperti biasa, termasuk ngaji, sekolah, istirahat siang, latihan sore, dan kilatan di malam hari,” ungkap Lurah Pondok WIFA Bondan Ihsanudin kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (11/3/2024).

Meski tetap menggelar latihan rutin, namun pihaknya tidak mengikuti turnamen selama Ramadhan. Ponpes yang berada di Sungkul RT 12 RW 4 Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen ini merupakan pondok baru. Ponpes tersebut didirikan oleh Gus Muhammad Bahrul Mustawa, putra pertama KH. Ma'ruf Islamudin pada 2020. Meskipun baru berdiri, WIFA telah menorehkan banyak prestasi di berbagai turnamen sepak bola, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Di antaranya Juara 2 AFP Jateng Championship se Jawa Tengah, Juara 1 Tanon Junior Cup Se Soloraya, Juara 3 Mattra Cup Se Soloraya, Juara 3 Safin Kemerdekaan Cup Pati, Juara 1 Ganesha Cup Se Soloraya, Juara 1 Popda Sragen se Sragen, Juara 1 Gus Tawa Cup Sepakbola se Sragen dan lainnya. Santri ponpes ini khusus untuk usia madrasah tsanawiyah (MTs) atau SMP.

”Ponpes ini didirikan sebagai ponpes olahraga khususnya sepakbola. Harapannya menciptakan generasi sepak bola yang bukan hanya pandai bermain sepak bola, tapi juga pandai dalam urusan agama,” papar Bondan.

Dia menambahkan, Ponpes WIFA memiliki kurikulum yang memadukan pendidikan agama dan sepak bola. Para santri diajarkan ilmu agama Islam secara komprehensif, sekaligus dilatih menjadi pemain sepak bola yang andal. Bahkan, pihaknya mendatangkan pelatih sepakbola berlisensi C AFC. Keberhasilan Ponpes WIFA tak lepas dari dukungan orang tua dan masyarakat.

”Dengan pembinaan yang tepat, generasi muda Indonesia dapat berprestasi di bidang sepakbola tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan moral. Pondok WIFA diharapkan mampu melahirkan generasi sepak bola yang berakhlak mulia, tidak hanya pandai bermain bola, tetapi juga memiliki ilmu agama yang mumpuni,” tandasnya. (mg2/adi)

Editor : Adi Pras
#kecamatan karangmalang #Ponpes Walisongo Sragen #Pondok Pesantrean #ramadhan #sepakbola