RADARSOLO.COM - Rumah lansia kurang mampu yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Tangen, Sragen, roboh diterjang longsor.
Padahal sebelumnya pemerintah setempat menawarkan untuk relokasi rumah lansia miskin tersebut.
Namun pemilik bersikukuh tinggal di rumahnya tersebut. Meski ancaman longsor mengintai.
Informasi yang dihimpun, robohnya rumah lansia akibat longsor itu terjadi pada Jumat (15/3) sekitar pukul 20.15 WIB.
Tepatnya di Dusun Gilis RT 07, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen.
Saat kejadian, pemilik rumah yakni Darwati, 68, tengah melaksanakan sholat Tarawih berjamaah di masjid.
Kawasan tempat tinggal lansia tersebut memang sudah beberapa kali terjadi longsor.
Sempat juga dibantu dengan dipasangi bantalan talut nonpermanen.
Namun, hal itu tidak mampu menahan arus Sungai Bengawan Solo. Apalagi setelah beberapa hari diguyur hujan.
Slamet Widodo, tetangga korban menyampaikan, saat hujan gerimis Jumat malam, tedengar suara keras seperti benturan.
Saat itu, Slamet sedang berada di dalam rumahnya.
"Saya kira ada sepeda motor menabrak pagar. Setelah saya tengok ternyata rumah roboh sebagian," ujarnya.
Setelah mendengar kabar rumahnya roboh, Darwati bergegas pulang dari masjid yang berjarak sekitar 70 meter.
"Semua jamaah juga keluar dan melihat lokasi kejadian robohnya rumah Darwati," ungkap Slamet Widodo.
Sementara itu, Perangkat Desa Katelan Nanok Widiyanto yang mendengar kabar rumah roboh akibat longsor, juga langsung ke lokasi.
Nanok kemudin mengajak Darwati untuk tinggal sementara di rumahnya.
Karena kebetulan rumahnya dekat dengan rumah korban.
Proses evakuasi terhadap barang berharga milik Darwati juga langsung dilakukan.
Proses evakuasi dibantu anggota Polsek Tangen, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Katelan, relawan Ganefo Tangen dan BPBD Sragen.
Kepala Desa Katelan Kunto Cahyono juga hadir mendampingi Darwati.
Kemudian, untuk mencegah hal yang tak diinginkan petugas memasang garis polisi.
Diketahui, bukan kali ini saja rumah Darwati diterjang bencana.
Sebelumnya juga pernah diberitakan, ada tiga rumah warga di Gilis RT 07, Desa Katelan, Kecamatan Tangen yang diterjang banjir dan longsor pada 2023 lalu.
Mengakibatkan tanah milik tiga warga itu terkikis sampai fondasi rumah ambrol.
Pihak Jasa Tirta berupaya menguruk lokasi longsor dengan mengirim 63 dump truk.
Namun, upaya itu tak bertahan lama.
Rumah milik Darwati akhirnya roboh akibat tanah longsor tadi malam. (din/ria)
Editor : Syahaamah Fikria