RADARSOLO.COM – Di balik padatnya penduduk Desa Bangle, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, berdiri kokoh sebuah pondok pesantren (ponpes) tua bernama Roudlatut Tholibin. Ponpes ini punya banyak cerita sejarah penyebaran Islam di Bumi Sukowati.
Ponpes Roudlatut Tholibin bukan sembarang pesantren. Ponpes tersebut saksi bisu sejarah perkembangan Islam di Bumi Sukowati dan menjadi cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) di Sragen.
Didirikan oleh K.H. Hadist pada 1965, Ponpes Roudlatut Tholibin menjelma menjadi mercusuar ilmu agama di Sragen. Sejak awal berdiri, pesantren ini telah mencetak banyak ulama yang kini telah mendirikan pesantren mereka sendiri.
Salah seorang pengurus Ponpes Roudlatut Tholibin Ustad Muhammad Syihabuddin mengatakan, K.H. Hadist dikenal sebagai sosok yang kharismatik dan memiliki ilmu agama yang luas. Dia mendedikasikan hidupnya untuk mengajar dan membimbing santri-santrinya.
Salah satu santri yang sukses membangun pesantren adalah KH. Mazida Iqbal Rohman Wahono sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Tanon.
”K.H. Hadist adalah sosok yang sangat dihormati dan dicintai oleh para santri. Beliau selalu menekankan pentingnya ilmu agama dan akhlak mulia,” ungkap Syihabuddin.
Setelah K.H. Hadist wafat, kepemimpinan pesantren diwariskan kepada keempat anaknya. Yakni K.H. Budi Ridwan, K.H. Sholeh, KH. Dzim, dan Ustadz Sadam. Masing-masing memiliki fokus yang berbeda dalam mengembangkan pesantren.
Meskipun kini kepemimpinan terbagi, Ponpes Roudlatut Tholibin tetap menjadi salah satu pesantren ternama di Sragen. Keberadaannya menjadi bukti nyata dedikasi para ulama dalam menyebarkan ilmu agama dan membangun generasi penerus bangsa yang beriman dan berakhlak mulia.
Ponpes Roudlatut Tholibin adalah contoh nyata peran penting pesantren dalam menjaga nilai-nilai Islam dan membangun generasi penerus bangsa yang beriman dan berakhlak mulia. Keberadaannya patut dilestarikan dan didukung oleh semua pihak.
”Ponpes Roudlatut Tholibin ini salah satu pesantren tertua di Sragen,” tandasnya. (mg2/adi)
Editor : Adi Pras