Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pamit Buang Air Kecil, Pemuda Warga Mondokan Sragen Ditemukan Meninggal di Sumur Sedalam 20 Meter

Ahmad Khairudin • Selasa, 2 April 2024 | 12:30 WIB
Proses evakuasi mayat Vajar dari sumur sedalam 20 meter di Dusun Kendal, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Sragen, Senin (1/4/2024).
Proses evakuasi mayat Vajar dari sumur sedalam 20 meter di Dusun Kendal, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Sragen, Senin (1/4/2024).

RADARSOLO.COM-Berpamitan untuk buang air kecil, menjadi kali terakhir Vajar Setyawan, 23, warga Dusun Kendal, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Sragen berkomunikasi dengan Sadio, 61, sang ayah. , Minggu (31/3/2024) dini hari.

Setelah berpamitan pada Minggu (31/3/2024) dini hari, Vajar tak kunjung pulang. Sadio yang kebingungan segera melakukan pencarian. Sayang hasilnya nihil.

Hingga akhirnya pada Senin (1/4/2024), Miyo, 61, tetangga Sadio pulang dari sawah.

Dia lalu menuju sebuah sumur yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah Sadio untuk mencuci kaki dan mengambil air sumur.

Namun Miyo curiga karena air sumur menjadi berbau tak sedap. Dia lalu melihat lebih teliti ke dalam sumur.

Tak disangka, Miyo melihat tubuh mengapung yang tak lain adalah Vajar. Kejadian itu segera dia laporkan ke keluarga korban dan diteruskan ke Polsek Mondokan.

Kapolsek Mondokan AKP Sigit Sudarsono menjelaskan, evakuasi mayat Vajar dilakukan tim BPBD, PMI, dan Damkar Sragen.

"Hasil pemeriksaan tim Puskesmas Mondokan, tidak ditemukan tanda-tanpa penganiayaan di tubuh korban. Sesuai dengan ciri-cirinya, korban meninggal karena tenggelam disebabkan karena tenggelam," kata kapolsek.

Keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Vajar segera dimakamkan.

Kades Sumberejo Sentot Nugroho menjelaskan, Vajar memiliki riwayat disabilitas mental.

"Kedalaman sumur sekira 20 meter dan terisi air. Evakuasi berhasil dilakukan pukul 19.40," terangnya. (din/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#meninggal dunia #pemuda #sragen #mondokan #Terjebur Sumur