RADARSOLO.COM – Harga komoditas bawang di pasar tradisional Sragen melonjak signifikan. Bahkan hingga kemarin harga bawang merah sudah tembus Rp 60 ribu per kilogram. Harga merangkak naik dalam sepekan terakhir.
Hasil pemantauan perkembangan harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat yang dilakukan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen, komoditas bawang harganya naik di semua pasar tradisional.
Seperti di Pasar Bunder harga bawang merah Rp 58.000. Naik Rp 3.000 dari hari sebelumnya. Sementara di Pasar Gemolong mencapai Rp 60.000 dan Pasar Gondang, harga bawang merah menjadi Rp 59.000 per kilogram. Lantas harga bawang putih naik Rp 2.000 dari sehari sebelumnya Rp 38.000 per kilogram. Kenaikan Rp 2.000 ini merata di semua pasar yang disurvei.
Sementara itu harga bawang putih kating kenaikan mencapai 12 persen. Dari semulaRp 43.000 kini menjadi Rp 48.000 per kilogram di Pasar Bunder. Sedangkan di Pasar Gemolong bawang kating Rp 50.000 dan Pasar Gondang Rp 49.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang bombai. Dari Rp 33.000 menjadi Rp 35.000 di Pasar Bunder. Di Pasar Gemolong Rp 37.000 dan Rp 36.000 di Pasar Gondang.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan yang mengalami penurunan. Seperti komoditas cabai semuanya turun 11 sampai 20 persen. Seperti cabai merah keriting dari Rp 30.000 turun menjadi Rp 26.000.
Lalu cabai rawit merah dari Rp 28.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram. Cabai merah besar turun Rp 7.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram. Kemudian bahan pangan lain seperti komoditas tomat dari Rp 30.000 jadi Rp 22.000 per kilogram.
Supervisor Niaga Diskumindag Kabupaten Sragen Kunto Widyastuti mengatakan, kenaikan harga bawang merah sudah terjadi sepekan terakhir. Melambungnya harga bawang merah diduga dampak bencana alam hingga gagal panen.
”Bawang merah sudah hampir seminggu. Penyebab paling dominan karena pasokan dari daerah sentra masih terkendala dampak banjir kemarin. Banyak lahan gagal panen,” terang Kunto.
Sedangkan terkait naiknya harga bawang putih, lantaran komoditas tersebut barang impor. Banyak faktor yang menyebabkan kenaikan harga tersebut. Dia menyebut bawang putih naik dalam tiga hari terakhir.
”Karena pasokan dari negara asal belum sampai ke dermaga,” terangnya. (din/bun)
Editor : Adi Pras