RADARSOLO.COM – SMKN 1 Sambirejo selalu membekali siswanya dengan berbagai kompetensi, agar siap terjun di dunia kerja setelah lulus nanti. Buktinya, 11 siswa akan diberangkatkan magang ke Jepang, akhir tahun ini.
Wakil Kepala Sekolah (Waka) Kurikulum SMK Negeri 1 Sambirejo Seno Satriyanto menjelaskan, 403 siswa lulus tahun ini.
“Nanti 11 siswa itu dibiayai direktorat. Akhir tahun diharapkan berangkat,” ucapnya.
Sebelum pengumuman kelulusan, banyak siswa SMKN 1 Sambirejo yang terserap dunia kerja di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Persentasenya sekira 40 persen.
“Tidak harus lulusan jurusan otomotif kerja di bengkel. Terpenting anak-anak bekerja dulu, supaya ada tambahan pengalaman,” imbuh Seno.
Selain itu, beberapa lulusan SMKN 1 Sambirejo melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Diharapkan ini bisa menambah kualifikasi siswa bersangkutan dengan mengenyam bangku kuliah.
“Lebih dari 20 siswa sudah mengurus administrasi, melanjutkan ke perguruan tinggi,” bebernya.
Sementara itu, SMKN 1 Sambirejo menjadi SMK Pusat Keunggulan (PK) sejak 2022. Jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025, sejumlah peralat baru disiapkan sebagai penunjang pembelajaran.
“Ada alat-alat DKV (desain komunikasi visual) yang harganya cukup mahal, saat ini sudah tersedia. Bahkan bisa memproduksi skala kecil, seperti kaus, jersey, mug, dan sebagainya,” jelas Seno.
Terkait PPDB disediakan kuota 468 siswa di lima jurusan. Yakni jurusan Desain Produksi Busana (DPB), DKV, serta Teknik Otomotif. Khusus Teknik Otomotif, dibagi menjadi tiga. Yakni Teknik Body Kendaraan Ringan (TBKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
“Bedanya sekarang, jadi satu Teknik Otomotif. Nanti kalau sudah kelas XI, baru anak-anak dijuruskan,” bebernya. (din/fer)
Editor : Adi Pras