Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dosen UNS Dilantik Jadi Rektor Unissra Sragen, Ini Sosoknya

Ahmad Khairudin • Jumat, 17 Mei 2024 | 03:14 WIB
Rektor Universitas Sragen (Unissra) Suharno beri sambutan usai dilantik, Kamis (16/5). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Rektor Universitas Sragen (Unissra) Suharno beri sambutan usai dilantik, Kamis (16/5). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Universitas Sragen (Unissra) melantik rektor pertama yang akan memimpin perguruan tinggi di Bumi Sukowati tersebut. Dosen UNS Solo Suharno dilantik menjadi Rektor Unissra di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen pada Kamis (16/5).

Pelantikan Rektor Unissra ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sragen. Hal tersebut dibuktikan dengan MoU dengan pemkab Sragen selepas acara pelantikan rektor.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta jajarannya hingga kepala desa untuk menginformasikan terkait Unissra. Kemudian mendorong warganya melanjutkan jenjang pendidikan.

”Kami harapkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Sragen terus meningkat,” kata Yuni dalam sambutannya.

Sementara Rektor Unissra Suharno menyampaikan keberadaan Unissra menjadi anak asuh dari UNS Solo. Sehingga pihaknya memastikan kualitas pendidikan yang diterima akan baik. Saat ini dunia tidak hanya memikirkan kualitas pendidikan, namun juga bagaimana bisa menyelenggarakan pendidikan yang berkelanjutan.

”Pendidikan juga memiliki korelasi dengan pertumbuhan ekonomi dan tak ada satu negarapun yang tidak berupaya meningkatkan pendidikan,” ujarnya.

Saat ini terdapat tiga fakultas dan tiga program studi unggulan yang aplikatif. Dengan adanya universitas, optimistis berperan meningkatkan IPM di Sragen.

”Unissra adalah satu-satunya univeritas di Sragen. Hal ini menjadikan Unissra memiliki peluang yang besar untuk maju dan kompetetif,” terangnya.

Sementara Pembina YAPPI yang menaungi Unissra Untung Wiyono berharap pendidikan jadi prioritas. Lantas dengan adanya universitas di Sragen, ada harapan bagi lulusan SMA/SMK di Sragen untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar kota. Dia juga terbantu dengan komitmen UNS untuk membantu kualitas pendidikan di Sragen.

”Itu rektornya juga dari UNS. Dosennya juga bagus-bagus. Tidak perlu takut bersaing, kita harus optimis,” ujar dia.

Bahkan saat ini sudah menggunakan e–learning yang mengadopsi dari Havard University. Langkah ini belum pernah ada yang mengaplikasikan di Indonesia.

”Kita bisa kuliah di rumah, manajemen bisa mengontrol keaktifan dosen, kualitas belajar mahasiswa terkontrol online dan offline, efisien untuk waktu dan karir,” ujar dia. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#bupati sragen kusdinar untung yuni sukowati #pendidikan #uns #mou #unissra #bupati sragen #rektor #indeks pembangunan manusia