Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kritisi Sragen yang Sering Banjir saat Hujan, Begini Solusi Bakal Calon Bupati Sragen Utung Wina Sukowati

Ahmad Khairudin • Selasa, 23 Juli 2024 | 02:25 WIB
Banjir yang merendam wilayah Kecamatan Sidoharjo, Sragen pada 2023. Kejadian serupa kerap terulang.
Banjir yang merendam wilayah Kecamatan Sidoharjo, Sragen pada 2023. Kejadian serupa kerap terulang.

 

RADARSOLO.COM – Tidak hanya sekali-dua kali sejumlah titik di Kabupaten Sragen direndam banjir saat musim penghujan.

Kondisi tersebut mengusik bakal calon bupati Sragen Untung Wina Sukowati.

Menurutnya, bencana hidrometeorologi tersebut tidak hanya dipengaruhi curah hujan tinggi.

Tapi lebih kepada perencanaan penataan wilayah dan permukiman yang tidak memperhatikan sistem ekologis.

Ditegaskan Wina, sapaan akrabnya, dalam menata daerah, harus dibicarakan secara komprehensif dengan seluruh dinas terkait.

”Tidak bisa ingin membangun jalan dan selokan berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

“Harus dinas yang menangani jalan, saluran air hingga lampu penerangan jalan bekerja sama dan dibicarakan. Saya yang pimpin kelak ketika terpilih menjadi bupati Sragen,” lanjut Wina.

Dengan perencanaan matang, dampak bencana bagi masyarakat bisa diminimalkan.

Wina mencontohkan, banjir di Kabupaten Sragen juga bisa disebabkan wilayah selatan Sungai Bengawan Solo yang menjadi kawasan pemukiman.

Seharusnya, wilayah itu dijadikan lahan pertanian karena tanah subur.

”Semestinya, di selatan Sungai Bengawan Solo menjadi lumbung pangan,” terangnya

Baca Juga: Sempat Unggul 2-0, Persis Solo Malah Gagal Menang Atas PSM Makassar di Piala Presiden: Taktik Coach Milo Susah Ditebak

Fungsi embung dan waduk, kata Wina, juga harus dioptimalkan.

Ketika sedimentasi telah menebal, harus segera dilakukan pengerukan.

Bakal calon bupati Sragen Untung Wina Sukowati di sela kegiatannya.
Bakal calon bupati Sragen Untung Wina Sukowati di sela kegiatannya.

”Kalau memang kondisi (embung dan waduk) butuh dikeruk, ya harus dikeruk,” jelasnya.

“Kalau hal itu bukan wewenang bupati, saya harus meminta dan mendorong kementerian terkait atau provinsi yang menangani waduk agar dilakukan pengerukan. Bupati harus proaktif meminta demi kabupaten Sragen,” imbuh dia.

Berkaca dari kasus-kasus sebelumnya, wilayah yang kerap kebanjiran antara lain Kecamatan Sragen, Sidoharjo.

Berikutnya Tanon, Plupuh, Sukodono, Gesi, Ngrampal, Masaran, dan Tangen.

Termasuk Jenar, Sambungmacan, Kalijambe, Sumberlawang, dan Gondang.

Kawasan tersebut dilintasi Sungai Bengawan Solo maupun anak Sungai Bengawan Solo. (din/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Bakal calon Bupati Sragen #Untung Wibowo Sukowati #banjir #bencana alam