Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Daerah Terdampak Kekeringan di Sragen Berpotensi Meluas, Tersebar di Sembilan Kecamatan Ini

Ahmad Khairudin • Rabu, 24 Juli 2024 | 03:46 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyalurkan bantuan air bersih ke warga pada 2023 silam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyalurkan bantuan air bersih ke warga pada 2023 silam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen memprediksikan wilayah rawan kekeringan meluas dari tujuh kecamatan menjadi sembilan kecamatan.

Tak hanya itu jumlah desa yang masuk zona rawan kekurangan air bersih juga bertambah dari 36 menjadi 38 desa.

”Kalau kemarau panjang biasanya wilayah kekeringan nambah,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sragen Giyanto, Selasa (23/7).

Giyanto menjelaskan, tambahan wilayah kekeringan ini yakni Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon; dan Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe. Sementara dukuh yang masuk zona kekeringan sejumlah 155 dukuh.

Sementara tujuh kecamatan yang sebelumnya masuk wilayah rawan kekeringan yakni Kecamatan Sukodono ada empat desa, Kecamatan Gesi empat desa.

Kemudian Kecamatan Mondokan ada enam desa, Jenar empat desa, Miri empat desa, Sumberlawang tujuh desa, dan Tangen tujuh desa.

Giyanto menambahkan, berdasarkan prediksi BMKG, kini telah memasuki puncak kemarau. Ditandai dengan hawa dingin atau bediding.

BPBD Sragen juga sudah menerima beberapa permohonan dropping air bersih ke berbagai wilayah rawan kekeringan.

”Dropping air bersih telah dimulai pada Senin pekan lalu di RT 10 dan 11 Desa Poleng Kecamatan Gesi,” kata Giyanto.

Giyanto mengatakan, hujan terakhir di wilayah Sragen terjadi pada awal Juni lalu. Sumber air bersih di sejumlah wilayah diperkirakan sudah mulai menyusut.

Pemkab Sragen bersama BPBD telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk persiapan pelayanan pengiriman air bersih di wilayah rawan kekeringan. (din/adi)

Daerah Rawan Kekeringan di Sragen

  1. Tanon                         : Satu desa
  2. Kalijambe             : Satu desa
  3. Sukodono             : Empat desa
  4. Gesi : Empat desa
  5. Mondokan : Enam desa
  6. Jenar                         : Empat desa
  7. Miri                         : Empat desa
  8. Sumberlawang             : Tujuh desa
  9. Tangen             : Tujuh desa
Editor : Adi Pras
#GESI #sukodono #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #BMKG #mondokan #jenar #sumberlawang #tangen #tanon #Miri #kecamatan #kabupaten sragen #rawan kekeringan #Kalijambe