RADARSOLO.COM-Bakal calon bupati (Cabup) Sragen Untung Wina Sukowati makin intens berkeliling di pelosok Kabupaten Sragen.
Wina, sapaan akrab Untung Wina Sukowati lebih mendalami permasalahan di Kabupaten Sragen menjelang Pilkada Sragen 2024.
Dia banyak menemui kisah pilu. Seperti banyaknya lanjut usia (Lansia) yang tak tersentuh program yang tepat dan kurang perhatian.
Mboke Wong Sragen ini menemui banyak lansia di Kabupaten Sragen tinggal sendirian di rumah reyot.
Sedangkan anaknya bekerja merantau, tidak menemani mereka di hari tua.
"Karena sulit mendapat pekerjaan di Sragen, mereka ditinggalkan anak-anaknya bekerja atau mencari pekerjaan ke luar kota," ujar Wina.
Terkadang, anak yang merantau hanya mengirimkan uang. Bahkan ada yang tidak berkirim uang.
Bisa jadi di perantauan, sang anak juga mengalami kesulitan ekonomi.
Kondisi ini menyebabkan para lansia ini bisa hidup dari belas kasih tetangga.
"Ada yang anaknya sudah punya rumah gedongan, tapi orang tuanya disuruh tinggal (di kampung) buat jaga rumah sendirian," kata Wina.
"Parahnya lagi, banyak (lansia) yang gaptek. Nggak ngerti transfer uang. Jadi dapat uang dari perhatian tetangga," imbuh dia.
Situasi yang dihadapi sejumlah lansia dengan hidup seorang diri di kampung menyentuh hati Wina.
Dia merasa sedih saat lansia tidak pernah dijenguk anak-anaknya.
Sebab itu, Wina berharap ada program sosial yang tepat sasaran untuk memberi perhatian kepada para lansia di Kabupaten Sragen. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono