RADARSOLO.COM – Proyek perbaikan jalan di Desa Katelan, Kecamatan Gesi, Sragen dikeluhkan warga. Lantaran berhari-hari tidak ada progres dan dibiarkan begitu saja. Padahal akses tersebut cukup penting dan padat kendaraan.
Kondisi proyek pengecoran jalan Tangen-Gesi terletak di Dukuh Genengrejo RT 14 Desa Katelan, Kecamatan Tangen tersebut mandek. Padahal baru dikerjakan sekitar 75 meter. Selain itu situasi di lokasi baru setengah jalan yang dicor, sehingga cukup membahayakan.
Salah seorang warga setempat Sri Wahono menjelaskan, jalan itu sudah dikerjakan, tapi hampir sebulan tanpa progres. Awal pekerjaan dimulai pada sekitar awal bulan Suro. Namun baru beberapa hari sudah tidak ada pekerja.
Proyek jalan yang baru diperbaiki sebagian ini menyebabkan kemacetan. Kendaran mobil atau roda empat harus jalan bergantian. Dia juga bingung harus mengadu ke mana. Karena tidak ada papan proyek pekerjaan.
”Tanpa papan nama pemenang tender. Selain itu tidak melengkapi rambu-rambu kalau ada proyek. Karena kalau malam gelap. Semestinya proyek yang dibiayai oleh dana APBD dan APBN harus memasang papan proyek,” ujar Sri Wahono, Minggu (11/8).
Dia sempat mendengar berhentinya pengecoran jalan tersebut menunggu proses pengeringan. Kemudian segera dilanjutkan ketika cor sudah kering.
”Katanya Senin, tapi juga nggak tahu jadi dilanjutkan atau tidak,” tuturnya.
Sementara, Camat Tangen Tetuko Andri Setyawan mengaku tidak bisa memastikan anggaran dan pekerjaan jalan tersebut. Pihaknya hanya menduga proyek dikerjakan dari anggaran Provinsi Jawa Tengah.
”Sepengetahuan saya pekerjaan provinsi,” ujarnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras