Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Warga Sleman Meninggal di Dalam Mobil saat Melintasi Jalan Tol Solo-Ngawi, Sempat Kejang-Kejang dan Dievakuasi ke RSUD Sragen

Ahmad Khairudin • Rabu, 4 September 2024 | 01:30 WIB
Polisi olah TKP penumpang travel yang meninggal dunia saat melintas di Tol Solo-Ngawi, Masaran, Sragen, Senin (2/9/2024). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Polisi olah TKP penumpang travel yang meninggal dunia saat melintas di Tol Solo-Ngawi, Masaran, Sragen, Senin (2/9/2024). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Seorang laki-laki meninggal dunia saat perjalanan ketika melintasi kabupaten Sragen, Senin (2/9/2024) pukul 22.00. Korban yakni Founa Teguh Ariwibowo, 48, warga Perum Palagan Asri No 3 Mudal Rt 01/19, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Korban meninggal saat menumpang travel dari Jogja ke Surabaya. Informasi yang dihimpun, korban mengalami kejang-kejang saat dalam perjalanan dengan menggunakan Travel Day Trans nomor polisi AB-7868-JN jurusan Yogyakarta-Surabaya.

Saat kejadian, mobil melintas di jalan tol Solo-Ngawi KM 522 A Dukuh Krikilan, Desa Krikilan, Kecamatan Masaran. Setelah dibawa ke RSUD Sragen, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Masaran Iptu Syamsudin menjelaskan, sebelum kejadian, sopir mobil travel berhenti di Rest Area KM 519 A untuk mengisi BBM Solar. Saat melanjutkan perjalanan sampai KM 522 A, sopir diberitahu penumpang lain bahwa korban kejang-kejang.

Sopir kemudian menghentikan kendaraan patroli jalan tol yang kebetulan berada tepat di belakangnya untuk membantu mengevakuasi.

”Petugas patroli melaporkan kejadian tersebut kepada tim medis yang standby di gerbang Tol Kebakkramat. Kemudian tim medis melakukan pemeriksaan dan mendapati korban dalam posisi duduk di seat nomor 6 dengan posisi kepala menengadah ke atas,” jelasnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi.

”Mulut korban juga mengeluarkan busa. Tim medis memasukan korban ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Sragen,” imbuhnya.

Setelah tiba di RSUD Sragen, korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

”Informasi dari keluarga, korban menderita sakit jantung. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tidak ada luka,” ujar kapolsek.

”Kondisi medis ada pembekuan darah di muka dan leher, mulut dan hidung mengeluarkan busa. Dari pemeriksaan awal dimungkinkan korban mengalami serangan jantung,” terangnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#jantung #meninggal dunia #tol solo-ngawi #RSUD Sragen #sleman #patroli #sragen #Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi