RADARSOLO.COM – Pemkab Sragen berupaya memberikan ruang untuk pelaku usaha kerajinan dan pekerja kreatif. Salah satunya melalui pembangunan Sentra Industri Kreatif dan Kerajinan di kawasan Nglangon, Kecamatan Sragen.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan sidak pembangunan Sentra Industri Kreatif dan Kerajinan, Rabu (30/10/2024).
Selain itu, bupati juga menyempatkan diri untuk tukar pendapat dengan pelaku UMKM kerajinan tangan.
Yuni menegaskan lokasi ini akan menampung produk kreatif para pekerja industri kreatif di Sragen.
Tidak hanya etalase dagangan, namun juga workshop bagi para pelaku ekonomi. Selain itu, ada pelatihan yang tepat untuk menambah nilai jual produk kreatif.
”Sekarang banyak yang studi banding ke Sragen, mulai sudah cashless sampai tingkat desa, kemudian nilai MCP terbaik, menarik orang untuk datang dan belajar. Kami harapkan tambah investasi dan belanja disini,” ujar dia.
Yuni menambahkan, pembangunan gedung menghabiskan anggaran Rp 10 miliar dari anggaran pemerintah pusat.
Dengan dilengkapi workshop, bisa membantu pelaku usaha. Sejauh ini merupakan proyek pemerintah yang jauh dari masalah.
”Dari awal berdiri, tidak pernah minus. Sekarang sudah tercapai 85 persen. Batas akhir sampai 27 November. Nanti peresmian Desember,” ujarnya.
Yuni menegaskan setelah diresmikan harus ada agenda rutin pameran. Dengan selesainya bangunan ini menjadi pusat kreatifitas warga Sragen. Bisa kolaborasi dengan berbagai dinas, termasuk menjadi rumah budaya. (din/adi)
Editor : Adi Pras