RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Sragen masih mengupayakan perbaikan jalan hingga tuntas. Saat ini masih ada sekitar 130 kilometer (km) jalan yang kondisinya rusak, baik ringan, sedang maupun berat.
Namun persentase kerusakan tersebut hanya 13 persen dari total panjang jalan di Bumi Sukowati. Sisanya diklaim sudah dalam kondisi mantap.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada Jumat (22/11/2024) meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di berbagai wilayah.
Seperti pelebaran jembatan Sono, penanganan jalan long segment di ruas Kedawung-Baan, hingga rehabilitasi sejumlah jalan di wilayah Kecamatan Karangmalang.
Perbaikan jalan ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur daerah.
”Kami resmikan infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Sragen. Belum semua diresmikan, tapi yang lain sudah selesai,” kata Bupati Yuni, sapaan akrabnya.
Bupati menjelaskan, kondisi jalan yang belum mantap ada sekitar 13 persen. Misalnya jalan Mondokan-Pare-Sono sekitar 1,5 km yang bagus. Selain itu ada pula jalan di Gading masuk jalan kabupaten yang juga rusak.
”Total yang belum bagus sekitar 130 km, jalan tersebut kalau dibiayai butuh anggaran Rp 350 miliar. Kalau kami andalkan anggaran kabupaten yang hanya rata-rata Rp 20 miliar tidak mungkin. Kecuali punya anggota DPR RI di komisi infrastruktur. Tapi alhamdulillah pak Sriyanto dari Gerindra masuk di Komisi V terkait infrastruktur,” ujarnya.
Dia berharap bupati baru bisa mencari anggaran di luar anggaran rutin. Karena tidak akan selesai mengandalkan dana dari DAK provinsi yang hanya Rp 15 miliar.
Selama delapan tahun kepemimpinannya, Bupati Yuni mengaku sudah menggelontorkan anggaran Rp 1 triliun untuk infrastruktur. (din/adi)
Editor : Adi Pras