RADARSOLO.COM – Konstruksi Jembatan Butuh penghubung Kecamatan Masaran-Plupuh di Kabupaten Sragen yang sempat diterjang banjir Bengawan Solo beberapa waktu lalu, kembali rusak.
Berdasarkan video yang beredar, rangka baja jembatan sempat ambruk ke sungai. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen menyebut situasi tersebut mengurangi persentase progres pembangunan.
Kepala DPUPR Sragen Albert Pramono Susanto menjelaskan, saat ini posisi jembatan tengah proses bongkar. Termasuk bagian yang roboh tersebut.
Pihaknya menargetkan pembongkaran rampung secepatnya. Memang ada kesengajaan agar konstruksi jembatan roboh.
”Itu memang kami biarkan turun. Kalau masih di atas terlalu berisiko karena kondisi tidak stabil. Khawatir ada gerak daya yang tidak diperkirakan malah risiko,” terangnya, Kamis (28/11/2024).
Albert mengaku ada pengurangan progres pekerjaan terkait jembatan Butuh. Sebelum diterjang aliran Bengawan Solo, sudah sekitar 73 persen. Namun dengan kejadian ini dikurangi 68 persen.
”Pas awal kejadian menjadi 68 persen, namun progres kembali berjalan lagi,” terangnya.
Dia menambahkan dari DPUPR tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu.
”Doakan saja bisa selesai, kita upayakan,” ujar dia. (din/adi)
Editor : Adi Pras