Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jalan Sumberlawang-Sragen Rusak, Arus Lalu Lintas Dialihkan: Kendaraan Besar Harus Memutar Jauh

Ahmad Khairudin • Jumat, 3 Januari 2025 | 16:10 WIB
Polres bersama Dishub Sragen memasang papan penunjuk pengalihan arus lalin Jalan Sumberlawang-Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Polres bersama Dishub Sragen memasang papan penunjuk pengalihan arus lalin Jalan Sumberlawang-Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Akses jalan antara Sumberlawang dan Sragen terganggu akibat kerusakan jalan.

Hal ini memaksa Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin), terutama bagi kendaraan berat.

Kepala Dishub Sragen R. Suparwoto menjelaskan, pengalihan arus ini dilakukan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah pada jalan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

”Kendaraan berat dari Ngawi yang menuju Sumberlawang dan Purwodadi diarahkan melalui Solo atau masuk jalan tol. Begitu pula sebaliknya, kendaraan berat dari arah Solo yang menuju Sumberlawang dan Purwodadi juga dialihkan,” terangnya, Kamis (2/1/2024).

Sementara itu, untuk kendaraan kecil, Dishub Sragen mengalihkan arus melalui Gemolong.

”Kami telah memasang rambu-rambu penanda di titik-titik strategis untuk memudahkan pengendara,” tambah Suparwoto.

Dia menyebut, kerusakan jalan yang menjadi penyebab utama pengalihan arus ini melibatkan baik jalan kabupaten maupun jalan provinsi.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum (DPU) dan satuan lalu lintas (Satlantas) untuk mencari solusi terbaik.

”Jalur Sumberlawang-Sragen memang menjadi favorit bagi pengendara yang ingin menuju Purwodadi. Namun, kondisi jalan yang tidak memungkinkan membuat kami harus melakukan pengalihan,” ujarnya.

Dishub Sragen juga telah mengantisipasi lonjakan kendaraan yang mungkin terjadi akibat pengalihan arus.

”Selama libur Natal dan Tahun Baru lalu, kami mencatat sekitar 2.000 hingga 3.000 kendaraan melintas di jalur alternatif. Meski saat ini sudah mengalami penurunan, kami tetap siaga,” ungkap Suparwoto.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kepadatan lalu lintas di persimpangan Gemolong akibat pengalihan arus.

”Kami akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatur lalu lintas di persimpangan tersebut,” tegasnya.

Pihaknya berharap agar perbaikan jalan dapat segera selesai sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

”Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam hal kelancaran lalu lintas,” tandas Suparwoto. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Dishub Sragen #pengalihan arus #sragen #kerusakan jalan #sumberlawang #polres sragen