RADARSOLO.COM – Pasca ambrolnya Jembatan Winong-Mondokan yang menghubungkan Kecamatan Gondang, Sragen dengan Kecamatan Sine, Ngawi, warga mulai membangun jembatan darurat.
Proses pembangunan dimulai dengan cor dibantu anggota TNI/Polri.
Kapolsek Gondang AKP Joko Widodo menjelaskan, kegiatan kerja bakti dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Sragen Triyono, Danramil 06 Gondang Lettu Arm Waskito, dan sejumlah personel gabungan TNI-Polri serta warga setempat.
"Dalam kerja bakti, TNI-Polri bersama masyarakat melakukan penataan batu, bambu, dan material lain yang digunakan sebagai konstruksi awal jembatan darurat," ujarnya, Minggu (5/1/2025).
Selain itu, dilakukan pengecoran tiang sebagai fondasi penyangga jembatan darurat.
Kapolsek menjelaskan, pembangunan jembatan darurat ini sepenuhnya merupakan inisiatif swadaya masyarakat, dibantu oleh donatur dan pengusaha lokal.
"Kami juga akan melanjutkan pengecoran pondasi besok dengan dukungan material dari donatur," ujarnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi.
Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi sementara untuk memulihkan aksesibilitas warga dua provinsi.
Sementara itu, pembangunan jembatan permanen oleh Pemkab Sragen direncanakan dimulai pada April 2025.
"Kami berharap pembangunan ini dapat membantu meringankan beban warga yang selama ini terisolasi akibat putusnya jembatan," tambah kapolsek. (din/adi)
Editor : Adi Pras