Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Aura Mistis Jembatan Sapen Sragen, Penampakan Arwah hingga Bau Anyir

Ahmad Khairudin • Minggu, 5 Januari 2025 | 20:15 WIB
Jembatan Sapen di Sungai Bengawan Solo, Sukodono, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Jembatan Sapen di Sungai Bengawan Solo, Sukodono, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Keberadaan Jembatan Sapen di Kabupaten Sragen cukup vital. Berdiri kukuh di atas Sungai Bengawan Solo, jembatan ini merupakan akses utama penghubung Kecamatan Sukodono dengan wilayah perkotaan Sragen.

Tapi di balik itu semua, banyak cerita misteri yang mengiringi Jembatan Sapen tersebut.

Selama ini banyak beredar rumor di kalangan warga Bumi Sukowati terkait keangkeran Jembatan Sapen.

Mulai dari penampakan arwah gentayangan, hingga suara aneh dan bau anyie yang menyengat.

“Saya pernah lewat Jembatan Sapen di malam hari. Lamat-lamat saya dengar ada yang memanggil. Tapi saya tidak berani berhenti atau menoleh. Pilih tetap fokus jalan ke depan,” ujar Yanto, warga Sukodono yang sering melintas Jemnatan Sapen.

Yanto menambahkan, ada juga cerita soal penampakan arwah gentayangan. Warga sekitar sering melihat sosok-sosok misterius berkeliaran di sekitar jembatan. Terutama pada malam hari.

Selain itu, tak jarang sering mencium bau amis yang menyengat hidung. Seperti ada sesuatu yang membusuk di sekitar jembatan.

“Terpenting selalu berdoa di mana pun kita berada. Meminta doa agar sepanjang perjalanan diberi keselamatan,” bebernya. 

Soal penampakan arwah gentayangan, Yanto ogah berpekulasi dengan maraknya aksi bunuh diri di Jembatan Sapen.

Sebagai catatan, jembatan ini sering digunakan orang yang depresi untuk mengakhiri hidup dengan terjun ke sungai.

“Ada yang cerita arwah-arwah itu masih bergentayangan di sekitar jembatan. Mencari kedamaian yang tak pernah ditemukan. Soal kebenarannya, saya tidak tahu,” ujar Yanto.

Kesan angker pada Jembatan Sapen kian menguat, dengan keberadaan pemakaman umum yang jaraknya tak begitu jauh. Apalagi di sana banyak banyak terdapat nisan-nisan tua.

Terkait aura mistis Jembatan Sapen, tokoh masyarakat asal Sragen Sri Wahono memberi penilaian sendiri.

Menurutnya, tidak selayaknya Jembatan Sapen dikait-kaitkan dengan maraknya kasus bunuh diri.

“Permasalahannya bukan pada jembatan yang membentang di atas Bengawan Solo itu. Namun lebih kepada problematika masing-masing individu,” hemat Sri Wahono.

Di mata Sri Wahono, hampir setiap tempat memiliki unsur gaib. Memiliki cerita mistis tersendiri.

“Dikembalikan lagi fungsi jembatan untuk aksesbilitas masyarakat. Soal bunuh diri, di Sragen memang banyak. Tapi kalau melompat ke Sungai Bengawan Solo dari Jembatan Sapen, seingat saya sudah berberapa tahun lalu,” paparnya. (din/fer)

Editor : Damianus Bram
#cerita misteri #sragen #Arwah #angker #jembatan sapen #sungai bengawan solo