RADARSOLO.COM – Akses jalan Kecamatan Tanon menuju Kecamatan Sumberlawang di Kabupaten Sragen terganggu selama dua bulan kedepan. Lantaran kerusakan jalan yang mengakibatkan amblesnya gorong-gorong akhir tahun lalu. Perbaikan diprediksi baru akan selesai pada Februari nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen Aribowo Sulistyo menjelaskan, perbaikan jembatan tersebut diperlukan waktu sekitar dua bulan. Lantaran kondisi gorong-gorong jembatan yang retak langsung diperbaiki total.
”Untuk perbaikan diperkirakan juga menelan anggaran sekitar Rp 200 juta. Dengan memakan waktu sekitar dua bulan,” papar Bowo, Minggu (5/1/2025).
Menurut Bowo, kerusakan jembatan itu terjadi sejak malam Natal. Saat ini terus dikebut untuk dilakukan perbaikan. Soal arus lalu lintas memang langsung dialihkan untuk kendaraan berat harus memutar lewat Gemolong-Sumberlawang.
”Untuk kendaraan kecil tentunya melintas di jalan kampung,” imbuh Bowo.
Dia menjelaskan, warga setempat sudah melakukan penutupan jalan. Setelah liburan Natal lalu dilakukan penutupan dan pengiriman material. Pekerjaan dimulai pada 27 Desember lalu.
Kerusakan memang pada sebagian jalan, namun gorong-gorong yang rusak merupakan bangunan lama.
Sehingga sekalian dilakukan perbaikan total. Karena tidak dipungkiri, jalur itu kerap dilalui kendaraan dengan tonase besar.
”Kalau fokus yang rusak saja, ditakutkan nanti malah gantian yang sebelah yang rusak,” terangnya.
Menurutnya perbaikan butuh waktu lantaran harus mempertimbangkan umur beton agar lebih siap menahan beban saat nanti kembali difungsikan.
Kerusakan jalan ini hampir bersamaan dengan jalan ambles di desa Gading yang lalu. Pihaknya juga sudah cek ke desa Gading. Namun karena jalan desa, pihaknya koordinasi dengan pemerintah desa.
”Permasalahan hampir sama, tanahnya labil,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras