RADARSOLO.COM – Komisi I DPRD Sragen menerima perwakilan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabupaten Sragen, Kamis (16/1/2025). Audiensi tersebut memperjuangkan hak pendapatan BPD di Sragen. Komisi I DPRD Sragen juga menekankan agar fungsi BPD lebih optimal.
Ketua Komisi I DPRD Sragen Endro Supriyadi menyampaikan pihaknya menerima audiensi dari perwakilan BPD. Ada beberapa tuntutan yang disampaikan. Di antaranya penyesuaian tunjangan pendapatan bagi BPD.
”Selama ini rata-rata baru diterima sekitar Rp 300.000 per bulan, nah sesungguhnya di Kabupaten Sragen kami juga sudah punya perbup berkaitan dengan BPD ini. Di mana tunjangan-tunjangan pendapatan bagi BPD ini juga sudah diatur baik dari dana desa maupun dari pendapatan desa,” terang Politisi PKB ini.
Tapi dalam pertemuan itu, anggota DPRD juga mendorong agar sentuhan APBD Kabupaten Sragen juga bisa menjangkau bagi BPD. Diharapkan agar tugas dan fungsi BPD bisa berjalan lebih maksimal.
Dia menambahkan, program penganggaran termasuk bagaimana mendorong dalam hal peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis.
”Tadi juga sudah diutarakan berkaitan dengan kemampuan keuangan daerah. Termasuk kami juga mendorong agar BPD bisa berkomunikasi yang lebih baik dengan kepala desa,” ujar dia.
Mekanisme peningkatan tunjangan untuk BPD tentu disesuaikan dengan regulasi yang ada.
”Kalau memang ini ada celah dan memungkinkan kami akan dorong sesuai dengan kebijakan dan regulasi yang ke depan akan kami tata bersama-sama,” ujarnya.
Endro menegaskan tidak ada nominal angka tuntutan kenaikan tunjangan. Tetapi berharap ada peningkatan.
Sebenarnya dari pos anggaran APBD Sragen sudah ada berkaitan dengan kaver untuk jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi dalam permohonan terbaru ini BPD juga meminta untuk diberikan fasilitas BPJS Kesehatan. (din/adi)
Editor : Adi Pras