Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Banjir Landa Sragen, BPBD Minta Warga Waspada Banjir Susulan

Ahmad Khairudin • Selasa, 28 Januari 2025 | 18:23 WIB
Ambulans kirim perahu karet di daerah terdampak banjir di Sragen, Senin (27/1/2025).
Ambulans kirim perahu karet di daerah terdampak banjir di Sragen, Senin (27/1/2025).

RADARSOLO.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sragen sejak Senin (27/1/2025) sore mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam rumah warga di beberapa kecamatan.

Berdasarkan penelusuran RadarSolo.com, banjir terparah terjadi di Kecamatan Sragen, Sidoharjo, Karangmalang, Gondang, dan Gemolong.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, Triyono Putro menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama menyebabkan sungai-sungai kecil meluap dan mengakibatkan banjir di beberapa titik.

Berdasarkan laporan resmi BPBD Sragen, banjir mulai merendam pemukiman warga sekitar pukul 17.00 WIB. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 90 sentimeter.

"Tindakan respons cepat dilakukan mulai pukul 17.49 WIB, dan penanganan langsung di lapangan dimulai pada pukul 18.15 WIB," tambah Triyono, Selasa (28/1/2025).

Banjir terparah terjadi di Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, dimana sekitar 110 rumah warga terendam. Kondisi ini membuat warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sedangakan di Kecamatan Sidoharjo, banjir juga terjadi di beberapa desa.

"Ketinggian air di beberapa titik mencapai 1 meter sehingga menyebabkan warga kesulitan untuk keluar rumah," jelas Triyono.

Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, PMI, dan relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, menyalurkan bantuan logistik, dan membersihkan lingkungan.

"Kami telah mendirikan posko bantuan di beberapa titik untuk memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak banjir," ujar Triyono.

Dia menambahkan meskipun kondisi air mulai surut, Triyono mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari petugas. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang lama, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," tegasnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Sragen AKP I Putu Asti Hermawan menyampaikan dampak banjir di Sragen, ring road utara sempat ditutup beberapa jam.

"Penutupan sekitar 3 jam, mulai dari jam 19.30 WIB. Hal ini kita lakukan karena jalannya tergenang, makanya kita tutup kita alihkan ke Jalan Sukowati," ucap I Putu Asti.

Menurutnya lokasi ring road yang terkena luapan sungai itu merupakan lokasi langganan banjir.

Air menutup permukaan jalan lebih dari satu mata kaki orang dewasa sehingga membahayakan pengguna jalan.

"Kondisinya membahayakan pengguna jalan, khususnya sepeda motor. Pengguna sepeda motor juga bisa terkena cipratan air dari kendaraan besar pas melintas," terangnya. (din)

Editor : Damianus Bram
#Banjir di Sragen #BPBD Sragen #Ring Road #sragen #banjir #hujan deras