Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mendapat Serangan Tiba-tiba, Anggota TNI-Polri di Sragen Terluka Disabet Senjata Tajam

Ahmad Khairudin • Selasa, 18 Februari 2025 | 17:07 WIB
Aparat yang terluka mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.
Aparat yang terluka mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

RADARSOLO.COM-Insiden berdarah terjadi di Dukuh Pondok, Desa Kedungupit, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Senin (17/2/2025) sore.

Satu anggota TNI dan satu anggota Polri terluka dalam kejadian tersebut. 

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 saat perangkat desa melaporkan bahwa seorang warga bernama Parman alias Kecek mengamuk membawa pedang samurai.

Laporan segera ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat yang berkoordinasi dengan tim evakuasi dari RSJD Surakarta.

Namun, negosiasi awal tidak membuahkan hasil. Pelaku justru semakin agresif dan mengunci diri di dalam rumah.

Sekitar pukul 17.10, petugas dari Polsek Sragen Kota turut diterjunkan memperkuat upaya evakuasi.

Ketika pintu berhasil dibuka dan petugas mencoba menenangkan Parman, pelaku tiba-tiba mengayunkan pedangnya, melukai dua aparat.

Akibat serangan mendadak tersebut, anggota TNI dan Polri mengalami luka. Mereka adalah:

Aiptu Widyatmoko (Ka SPK 3 Polsek Sragen Kota) mengalami retak tulang di ibu jari kanan dan luka sepanjang 3 cm akibat sabetan pedang.

Serma Eko Siswanto (Babinsa) mengalami luka robek di sela ibu jari dan telunjuk kiri, hingga harus mendapat dua jahitan.

Setelah perlawanan sengit, pukul 17.55, Parman berhasil diamankan dan dievakuasi ke RSJD Surakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Untuk aparat yang terluka dievakuasi ke Rumah Sakit Rizky Amalia. Rencananya, Aiptu Widyatmoko akan menjalani operasi di RS Mardi Lestari Sragen.

Baca Juga: Biaya Perawatan Proyek Prioritas di Kota Solo Cukup Besar, Ini Respons FX Hadi Rudyatmo

Kapolsek Sragen Kota AKP Ari Pujiantoro mengapresiasi kesigapan tim dalam menangani insiden ini meskipun ada korban di pihak petugas.

"Kami memastikan penanganan dilakukan secara maksimal, baik terhadap pelaku yang membutuhkan perawatan di RSJ maupun anggota yang terluka dalam tugas," ujar AKP Ari. (din/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#serangan #sragen #senjata tajam #polri #anggota tni