RADARSOLO.COM-Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam broiler di Dukuh Bendorejo, Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Sragen, Selasa (4/3/2025) dini hari.
Api melahap habis kandang seluas 8 x 63 meter persegi. Sauji,56, pemilik kandang yang juga seorang perangkat desa, mengaku terpukul atas kejadian tersebut.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi menjelaskan, kali pertama, kebakaran diketahui oleh seorang saksi, Andika, yang saat itu tidur di gudang kandang setelah makan sahur.
"Saksi terbangun pukul 05.30 karena asap tebal memenuhi ruangan. Saat dicek, api sudah membesar di lantai atas kandang," jelasnya.
Andika segera membangunkan saksi lain, Edi Saputro, serta menghubungi pemilik kandang.
Dibantu warga, mereka segera melakukan upaya pemadaman. Tapi sayangnya, upaya tersebut gagal. Api sudah terlanjur membesar.
Kejadian itu segera dilaporkan Damkar Sragen dan langsung meluncur ke lokasi kejadian bersama anggota Polsek Gesi.
"Kandang ini memiliki dua lantai, dengan masing-masing lantai menampung sekitar 5.500 ekor ayam," tambah kapolres.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu arang bakar yang digunakan sebagai pemanas ayam broiler.
Arang tersebut diletakkan dalam tong dengan sekam di bagian bawahnya.
Diduga, api menjalar ke bagian samping kandang hingga menyebabkan kebakaran hebat.
Dampaknya, sebanyak 11 ribu ekor anak ayam berusia 6 hari, satu unit genset, serta peralatan dan pakan ayam jadi arang. Kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.
Baca Juga: BPKPAD Sukoharjo Tunggu Kejelasan Pembayaran PBB PT Sritex Tahun 2025
Barang bukti yang diamankan di lokasi antara lain:
- Satu tong pemanas beserta tutupnya
- Pecahan keramik putih
- Sebatang kayu bekas terbakar sepanjang 10 cm
Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Sragen telah mengambil sejumlah tindakan, di antaranya:
- Mengamankan tempat kejadian perkara (TKP)
- Mencatat keterangan saksi
- Berkoordinasi dengan tim Damkar dan Inafis untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)