RADARSOLO.COM-Pemkab Sragen berkomitmen mencarikan solusi bagi warganya yang terdampak PHK massal PT Sritex.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memfasilitasi eks karyawan Sritex yang ingin kembali bekerja di pabrik-pabrik yang masih membutuhkan tenaga kerja di Sragen.
Kepala DPMPTSP Sragen Dwi Agus Prasetyo menyampaikan, saat ini masih banyak perusahaan di Sragen yang membutuhkan tenaga kerja baru.
“Kalau ada karyawan Sritex asal Sragen yang ingin bekerja di pabrik di Sragen, kami siap memfasilitasi melalui DPMPTSP maupun Disnaker,” ujarnya, Minggu (9/3).
Meskipun belum memiliki data pasti jumlah warga Sragen yang terdampak PHK Sritex, Agus menilai jumlahnya tidak terlalu banyak.
Namun, dia memastikan peluang kerja di Sragen masih terbuka lebar.
Beberapa perusahaan yang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja, antara lain:
✅ PT Glory (Garmen): Membuka 3.000 lowongan kerja
✅ PT DMST (Garmen): Membutuhkan 1.000 karyawan
✅ PT Bati: Membutuhkan 1.000 karyawan
✅ PT Trust Common (Mainan Anak): Membuka 3.000 lowongan kerja
✅ PT Djarum Kudus: Juga siap menerima pekerja baru
Baca Juga: 800 Warga Solo Terdampak PHK Sritex, Pemkot Berupaya Salurkan ke 10 Perusahaan Baru
“Kalau mereka eks Sritex justru mungkin lebih berpengalaman dan memiliki kedisiplinan kerja yang baik. Namun, setiap perusahaan tentu punya standar rekrutmen masing-masing,” jelas Agus.
Selain menyalurkan tenaga kerja, Pemkab Sragen juga membuka peluang investasi baru.
Salah satu perusahaan yang segera beroperasi adalah PT Donglong Textile Indonesia, sebuah perusahaan tekstil yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di Plumbon.
“PT Donglong nantinya akan menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja, mirip seperti Sritex. Saat ini masih tahap pembangunan dan ditargetkan mulai beroperasi tahun depan,” beber Agus. (din/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono