RADARSOLO.COM-Tembok pagar pasar hewan Sumberlawang yang ambruk hampir tiga bulan lalu masih belum diperbaiki hingga kini.
Dinas terkait diminta untuk lebih serius menangani masalah ini.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Sragen memastikan perbaikan akan dimulai, Senin (14/4/2025).
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (13/4), tembok pagar yang roboh tersebut belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.
Puing-puing yang sebelumnya berserakan telah dibersihkan, tetapi hingga saat ini belum ada pengerjaan atau tanda akan dimulai perbaikan.
Pagar pasar hewan tersebut rusak akibat hujan lebat pada Senin (20/1) lalu.
Artinya, sudah hampir tiga bulan sejak kerusakan terjadi.
Padahal, tembok pagar itu masih tergolong baru, karena diresmikan pada Januari 2024 dengan anggaran revitalisasi mencapai Rp 6,5 miliar.
Kepala DKPPP Sragen Ekarini Mumpuni Titi Lestari menyatakan, perbaikan pagar akan segera dimulai pada Senin (14/4).
“Pihak rekanan siap melaksanakan perbaikan mulai Senin, 14 April 2025,” ujarnya.
Pihaknya juga membenarkan bahwa biaya perbaikan sepenuhnya akan dibebankan pada pihak kontraktor, meskipun kerusakan tersebut sudah melewati masa pemeliharaan.
Baca Juga: Motor Milik Ida Warga Wonogiri yang Tewas di Kali Code Yogyakarta Ditemukan Pedagang Es
Anggota DPRD Sragen M. Harris Effendi menyoroti lambannya penanganan kerusakan ini.
Meskipun masa pemeliharaan sudah selesai, ia menegaskan bahwa pihak kontraktor tidak boleh lepas tangan.
Harris berencana membahas masalah ini dalam rapat pansus LKPJ DPRD Sragen.
“Rencananya akan kami panggil dalam rapat LKPJ. Jika tidak, biar Kejaksaan yang bertindak,” kata Harris.
Anggota Dewan dari Dapil III Sragen yang meliputi Sumberlawang, Tanon, dan Miri ini menegaskan pentingnya tindak lanjut untuk perbaikan aset negara tersebut, dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan peraturan pelaksanaannya. (din/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono